Foto: Dok. PLN

RP – Pasokan listrik ke wilayah Aceh dipastikan semakin andal dan stabil jelang pergantian tahun. Hal ini menyusul keberhasilan PT PLN (Persero) mengoperasikan jalur kedua jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Selasa (30/12).

Pengoperasian jalur kedua ini menjadi tonggak penting dalam pemulihan total sistem interkoneksi kelistrikan Sumatra–Aceh yang sempat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menjamin kenyamanan masyarakat. Infrastruktur ini berfungsi sebagai penopang utama (backbone) untuk memitigasi risiko gangguan di masa depan.

“Sejalan dengan arahan Pemerintah, PLN harus menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal guna mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, beroperasinya jalur Pangkalan Brandan–Langsa ini melengkapi jalur pertama yang sudah lebih dulu aktif. Dengan demikian, sistem kelistrikan kini memiliki lapisan pengamanan ganda (double circuit).

Baca Juga: Dukung Pemerataan Pendidikan, Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat di Jakarta dan Sulawesi Barat

Kolaborasi Pulihkan Kelistrikan

Darmawan juga menyoroti bahwa percepatan pemulihan ini tidak lepas dari sinergi lintas instansi. Ia mengapresiasi peran serta pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat yang bahu-membahu membantu tim PLN di lapangan.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menjelaskan sisi teknis penguatan sistem ini. Menurutnya, jalur ganda membuat stabilitas penyaluran daya lebih terjamin.

“Pengoperasian penuh transmisi Pangkalan Brandan–Langsa memperkuat interkoneksi Aceh–Sumatra. Dengan sistem yang kembali berlapis, stabilitas penyaluran daya dapat dijaga dengan lebih baik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ke depan,” jelas Amiruddin.

Sebelumnya, PLN juga telah sukses mengoperasikan jalur kedua transmisi Arun–Bireuen. Rangkaian penguatan infrastruktur ini tidak hanya fokus pada pemulihan bencana, tetapi juga menjadi fondasi untuk menopang aktivitas ekonomi dan fasilitas vital di Aceh secara berkelanjutan.

Apresiasi Pemerintah Aceh

Upaya keras PLN mendapat sambutan positif dari Pemerintah Aceh. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menilai keandalan listrik adalah kunci utama bangkitnya ekonomi daerah pascabencana.

Baca Juga: Kementerian PKP Kebut Groundbreaking 600 Huntap untuk Korban Bencana Sumatera Barat

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya berkelanjutan dalam memulihkan sekaligus memperkuat keandalan listrik Aceh. Keandalan listrik ini sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat dan layanan publik,” pungkas Fadhlullah.