Dukung Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP: Pemerintah Butuh Superteam Pengembang dan Perbankan
Menteri PKP Maruarar Sirait ajak pengembang perkuat kolaborasi dukung Program 3 Juta Rumah. Ia juga bagikan 60 paket umrah untuk pegawai properti berprestasi.
Foto: Dok. Kementerian PKP
RubrikProperti.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menghadiri ajang penghargaan bergengsi Indonesia Property and Bank Award XX 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Properti dan Pembiayaan Berkelanjutan untuk Ketahanan Nasional” di Hotel Mulia, Jakarta, pada Jumat (28 Agustus 2026).
Ajang penghargaan tahunan yang telah memasuki usia ke-20 ini menjadi wadah apresiasi tertinggi bagi para pelaku dan insan di sektor properti, perbankan, serta pembiayaan perumahan yang dinilai sukses memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan industri perumahan nasional.
Presiden AREA Indonesia sekaligus CEO Jurnalis Media Network, Indra Utama, mengatakan bahwa penyelenggaraan malam penganugerahan ini merupakan wujud apresiasi bagi berbagai pihak yang tak lelah membangun ekosistem properti yang sehat.
Ia memaparkan, sektor perumahan tidak hanya berbicara mengenai hitung-hitungan bisnis, tetapi juga memiliki efek ganda (multiplier effect) yang luas terhadap roda perekonomian, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Indra juga sangat mengapresiasi atensi penuh pemerintah melalui berbagai kebijakan yang kian memudahkan pelaku industri.
“Ini bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi membangun harapan masyarakat. Terima kasih Pak Ara atas komitmen dan bantuan yang begitu besar kepada ekosistem perumahan kita,” ujar Indra.
Lebih lanjut, ia menekankan krusialnya kolaborasi seluruh elemen untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Menurutnya, target masif tersebut mustahil diwujudkan secara mandiri oleh satu pihak saja.
“Kita tidak bisa memajukan sektor perumahan sendiri-sendiri. Tidak ada satu pengembang, tidak ada satu asosiasi, atau satu bank pun yang bisa bergerak sendirian. Untuk memajukan sektor perumahan, kita membutuhkan sebuah superteam,” tegasnya.
Baca Juga: Menteri PKP Turun Gunung Cek Bedah Rumah di Cilincing, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Bangun Kepercayaan dan Bagikan 60 Paket Umrah
Menanggapi hal tersebut, Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada seluruh pelaku usaha, perbankan, asosiasi, hingga pemerintah daerah yang selama ini menjadi tulang punggung ekosistem perumahan.
Pria yang akrab disapa Ara ini mengakui bahwa berbagai capaian di sektor perumahan tidak mungkin diraih jika pemerintah berjalan sendirian. Kolaborasi adalah kunci utama guna memperluas akses hunian bagi masyarakat, termasuk dukungan pembiayaan untuk rumah subsidi.
“Tanpa teman-teman ekosistem perumahan, baik pengembang, perbankan, dan lainnya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi bersama kalian semua, dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa melakukan sesuatu yang jauh lebih besar untuk masyarakat,” ujar Maruarar.
Secara terbuka, ia mengakui bahwa pemerintah masih memiliki banyak keterbatasan. Masih banyak lapisan masyarakat yang belum memiliki rumah atau terpaksa tinggal di hunian yang tidak layak.
“Kami mengakui tidak ada pemerintah yang sempurna. Masih banyak yang harus kita perbaiki bersama. Karena itu, negara harus terus memberi kesempatan dan harapan kepada orang-orang biasa yang mau berjuang, tekun, dan jujur,” paparnya.
Maruarar juga mengapresiasi kemunculan pengembang-pengembang muda di berbagai daerah yang gigih membangun sektor perumahan. “Selama saya menjadi menteri, saya bertekad menghadirkan Angga, Wawan, dan Widodo baru, agar tercipta pemerataan ekonomi di seluruh daerah,” tegasnya.
Baca Juga: Kinerja Solid Pertengahan 2026, Laba Bersih BTN Tembus Angka Fantastis Rp2,51 Triliun
Namun, ia mewanti-wanti agar kepercayaan yang diberikan pemerintah dijaga ketat lewat pembangunan yang bertanggung jawab, patuh aturan, dan berintegritas.
Sebagai wujud nyata apresiasi dan motivasi, dalam kesempatan istimewa tersebut Maruarar menepati janjinya. Ia membagikan kejutan berupa 60 paket perjalanan ibadah umrah kepada para pegawai pengembang dengan kinerja terbaik di lapangan, serta kepada jurnalis yang aktif berkontribusi.
Adapun sejumlah perusahaan pengembang yang pegawainya menerima penghargaan umrah tersebut di antaranya:
- Pesona Kahuripan Group
- Kawah Anugrah Property
- Dwiwahana Delta Megah
- Infinity Land
- Arsol Group
- Delta Group
- Tadisangka Group Property
- Liphouse
- Bungsu Land
Tidak berhenti di situ, Maruarar juga menjanjikan rencana pemberian apresiasi berupa delapan unit rumah subsidi pada tahun berikutnya. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh semangat kolaborasi dalam ekosistem perumahan nasional demi menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.
