Foto: Dok, Kementerian PKP

RP – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar Forum Peningkatan Integritas Pejabat sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini juga menjadi momentum membangun budaya kerja kolaboratif dalam pelaksanaan program perumahan dan kawasan permukiman, Minggu (1/2/2026).

Forum yang diikuti 316 peserta ini dihadiri pejabat pimpinan tinggi, pejabat administrator, serta pengelola program strategis di lingkungan Kementerian PKP. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen PKP membangun kerja kolektif atau superteam, bukan mengandalkan figur individu, agar seluruh program berjalan solid dan berkelanjutan.

Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa integritas, kolaborasi, dan kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjalankan program perumahan nasional.

“Kita tidak sedang mencari superman. Yang kita bangun adalah superteam. Program perumahan ini terlalu besar jika dikerjakan sendiri-sendiri, harus dikerjakan bersama, cepat, dan solid,” ujar Maruarar.

Baca Juga: Kunjungi Muara Angke, Wamen PKP Dorong Konsep Hunian Sesuai Karakteristik Pesisir

Ia menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan terhadap Kementerian PKP saat ini sangat tinggi, tercermin dari dukungan Presiden, DPR RI, serta Satgas Perumahan. Dukungan tersebut turut diwujudkan melalui peningkatan anggaran hampir 100 persen, dari sekitar Rp5 triliun menjadi Rp10 triliun.

“Kepercayaan sebesar ini harus kita jaga. Kita harus bekerja cepat, bekerja bersih, dan bekerja dengan terobosan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Maruarar juga memberikan peringatan tegas terkait komitmen antikorupsi di lingkungan Kementerian PKP. Menurutnya, besarnya anggaran dan program strategis di sektor perumahan menuntut kepemimpinan yang memberi teladan serta sistem pengendalian internal yang kuat.

“Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat. Di Kementerian PKP tidak ada tebang pilih. Siapa pun yang melanggar akan kami tindak tegas,” kata Maruarar.

Forum Peningkatan Integritas ini turut membahas penguatan sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap regulasi, serta peran pimpinan dalam membangun budaya antikorupsi dan kolaborasi lintas unit kerja. Para peserta diajak memperkuat komitmen bersama untuk mencegah konflik kepentingan dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik.

Baca Juga: Propan Color of the Year 2026: Close to You, Inspirasi Warna untuk Ruang yang Lebih Hangat

Melalui forum ini, Kementerian PKP berharap seluruh pejabat mampu menjadi teladan integritas, memperkuat kerja kolektif sebagai satu superteam, serta menjaga kepercayaan publik dalam penyelenggaraan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Indonesia.