RubrikProperti.com – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), pengembang properti terpadu di bawah bendera TANRISE, memulai tahun 2026 dengan performa yang luar biasa. Berbekal portofolio yang solid, Perseroan siap memacu pertumbuhan bisnis melalui tiga strategi utama, yaitu perluasan proyek strategis, penguatan pendapatan berulang (recurring income), serta ekspansi geografis ke berbagai wilayah pertumbuhan baru di Indonesia.
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menegaskan bahwa fundamental industri properti nasional saat ini memberikan ruang gerak yang sangat positif, terutama pada segmen hunian, hospitality, dan logistik modern yang menjadi keunggulan perusahaan.
“Kami melihat tahun 2026 sebagai momentum yang sangat tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan. Dengan keunggulan land bank strategis berskala besar dan ekosistem bisnis TANCORP Group yang terintegrasi, RISE memiliki fondasi kokoh untuk terus bergerak maju dan mencetak pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Budi Agusti.
Untuk mencapai target pertumbuhan tersebut, RISE mengandalkan tiga pilar utama:
- Akselerasi Proyek: Melanjutkan pembangunan agresif pada seluruh portofolio berjalan, mulai dari hunian hingga area komersial, guna mempercepat serah terima ke pasar.
- Penguatan Pendapatan Berulang: Memperluas aset perhotelan bintang lima dan serviced apartment untuk menjaga stabilitas arus kas dalam jangka panjang.
- Penetrasi Geografis: Membuka wilayah pertumbuhan baru di luar Jawa, khususnya Sumatra dan Kalimantan, guna menangkap peluang ekonomi daerah.
Baca Juga: RISE Percepat Ekspansi Bisnis melalui Peluncuran Proyek Baru di 2026
Kinerja Impresif Kuartal I-2026 sebagai Fondasi Pertumbuhan
Optimisme RISE untuk mencapai pertumbuhan kinerja keuangan dua digit hingga akhir tahun 2026 didukung oleh capaian impresif pada Kuartal I-2026. Pendapatan usaha tercatat tumbuh kuat sebesar 36,2% menjadi Rp173,1 miliar, sementara EBITDA melonjak tajam hingga 262,3% menjadi Rp79,7 miliar. Bahkan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melesat hingga 495,5% menjadi Rp97,2 miliar.
“Peningkatan recurring income merupakan salah satu jangkar strategis kami untuk menghasilkan pendapatan yang lebih stabil dan berkualitas. Oleh karena itu, pengembangan hotel baru dan serviced apartment akan terus kami dorong secara fokus,” tambah Budi. Hingga saat ini, portofolio hospitality RISE telah diperkuat oleh Vasa Hotel Surabaya, Vasa Suites Surabaya, Solaris Hotel, dan Cleo Business Hotel, dengan rencana pengembangan baru di Bali serta Malang.
Budi Agusti menutup pernyataan dengan menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga prinsip kehati-hatian. “Kinerja Kuartal I-2026 menjadi bukti nyata bahwa strategi ekspansi yang kami jalankan berada di jalur yang tepat. Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (selective & prudent mitigation) dalam setiap langkah investasi. Fokus kami tidak hanya sekadar bertumbuh dari sisi angka, melainkan memastikan setiap proyek baru mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi performa jangka panjang perusahaan,” tutup Budi Agusti.

