Foto: Dok. Azko

RP – Perusahaan ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup terkemuka, AZKO, menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang impresif. Tidak hanya menggencarkan laju ekspansi hingga mencapai 267 toko di seluruh Indonesia, perusahaan juga berhasil menyabet tiga penghargaan prestisius sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Ekspansi Masif di Penghujung Tahun

Komitmen AZKO untuk menjangkau masyarakat lebih luas terlihat jelas dari agresivitas pembukaan gerai baru sepanjang Desember 2025. Hingga akhir tahun, jaringan toko AZKO telah resmi hadir di 90 kota di Indonesia.

Rangkaian ekspansi ini dimulai dengan pembukaan gerai di Grand Indonesia, Jakarta, sebuah lokasi yang dikenal sebagai destinasi gaya hidup ikonis. Langkah ini disusul dengan pembukaan berturut-turut di berbagai wilayah strategis:

  • 10 Desember: Harapan Raya, Pekanbaru.
  • 18-19 Desember: Citimall Tuban dan AZKO Tajur, Bogor.
  • 23 Desember: Ekspansi ganda di Rangkasbitung dan Cibubur Square.
  • 29 Desember: Penutupan manis dengan pembukaan serentak di Lembang (Jawa Barat) dan Batulicin (Kalimantan Selatan).

Baca Juga: Dukung Pemerataan Pendidikan, Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat di Jakarta dan Sulawesi Barat

Raih “Hat-trick” Penghargaan Bergengsi

Sepak terjang AZKO sepanjang 2025 mendapat pengakuan luas dari industri. Pada bulan Desember saja, perusahaan mengamankan tiga penghargaan bergengsi yang melengkapi koleksi prestasi tahun ini:

  1. Anugerah Brand Populer Indonesia 2025 dari Disway Awards.
  2. Transformative Retail Excellence Award pada ajang CNBC Indonesia Awards 2025.
  3. Indonesia’s Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Indonesia (diterima untuk keempat kalinya).

Komitmen Sosial dan Lingkungan (ESG)

Di balik pertumbuhan bisnisnya, AZKO tetap memprioritaskan dampak sosial. Bersama Yayasan Kawan Lama dan unit bisnis Kawan Lama Group, AZKO bergerak cepat menyalurkan donasi bagi korban banjir di Sumatera, memberikan bantuan logistik serta harapan pemulihan bagi warga di pengungsian.

Dari sisi keberlanjutan, inisiatif “BISA BAIK dengan AZKO” terus diperluas. Program pengelolaan limbah elektronik (e-waste) ini menyediakan drop box bagi masyarakat untuk membuang sampah elektronik secara bertanggung jawab.

Baca Juga: Sentuh Tanahku: Solusi Bebas Antre di Kantor Pertanahan Karawang

Kini, fasilitas tersebut tersedia di 25 lokasi yang tersebar di 18 kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, Medan, hingga Balikpapan. Terbaru, pada 15 Desember, AZKO berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan drop box di area Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, tepatnya di selasar Co-Learning Zona D. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola limbah elektronik di lingkungan kampus.

Menatap tahun 2026, manajemen AZKO menyatakan optimismenya untuk terus bertumbuh dan mewujudkan aspirasi kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Indonesia.