Tanpa APBN, PKP Tata Kawasan Menteng Tenggulun dan Renovasi 131 Rumah
Kementerian PKP menata kawasan Menteng Tenggulun tanpa APBN, termasuk pembangunan jalan dan renovasi 131 rumah melalui kolaborasi.
Foto: Dok. Kementerian PKP
RP – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai menata kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menariknya, penataan ini dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui skema kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pembangunan kawasan tidak selalu harus bergantung pada anggaran pemerintah.
“Kita ingin penataan kawasan Menteng Tenggulun ini bisa berjalan cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dan ini kita lakukan tanpa APBN, melalui kolaborasi dan gotong royong bersama berbagai pihak,” ujar Maruarar.
Baca Juga: Strategi FLPP 2026 Disiapkan, BP Tapera Perkuat Kolaborasi Stakeholder
Bangun Jalan dan Fasilitas Pendukung
Dalam tahap awal, penataan kawasan akan difokuskan pada pembangunan jalan sepanjang 300 meter.
Jalan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain:
- 5 titik parkir motor
- 3 titik parkir mobil
- 4 taman
- 1 unit kamar mandi umum
Total anggaran untuk proyek ini mencapai Rp784 juta yang berasal dari kontribusi pihak swasta, termasuk dukungan dari Shinta Sirait.
Pekerjaan direncanakan mulai pada 26 Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 22 Juni 2026.
Renovasi 131 Rumah Warga
Selain pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah juga akan melakukan renovasi rumah warga melalui skema gotong royong berbasis CSR.
“Selain penataan jalan, kita juga akan melakukan renovasi rumah warga melalui gotong royong bersama dukungan CSR. Ada 81 rumah dari Astra, serta 50 rumah dari Pak Boy Thohir dan Pak Lenlen. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi untuk membantu masyarakat,” jelas Maruarar.
Dengan demikian, total sebanyak 131 rumah warga akan direnovasi dalam program ini.
Baca Juga: PKP Tata Kawasan Padat Menteng Tenggulun Lewat Gentengisasi
Dorong Ekonomi dan Kawasan Kuliner
Penataan kawasan Menteng Tenggulun tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Maruarar, infrastruktur jalan yang baik akan membuka akses, meningkatkan mobilitas, serta mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi warga.
“Jalan yang baik akan membuka akses, meningkatkan mobilitas, dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi. Kita ingin kawasan ini ke depan menjadi lebih hidup dan produktif,” tambahnya.
Ke depan, kawasan ini juga direncanakan dikembangkan menjadi pusat kuliner sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Model Pembangunan Tanpa APBN
Program ini diharapkan menjadi contoh model pembangunan kawasan berbasis kolaborasi tanpa bergantung pada APBN.
Baca Juga: ATR/BPN Dorong Digitalisasi Arsip Pasca Bencana di Aceh
Selain mempercepat realisasi proyek, pendekatan ini juga memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak dan produktif.
