Semester I 2026, Waskita Beton Precast (WSBP) Bukukan Pendapatan Rp808,07 Miliar

0

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar pada Semester I 2026. Pencapaian ini sejalan dengan strategi efisiensi perseroan dan kontribusi aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional.

wsbp_rilis_6a55a1f99609c_6174

Foto: Dok. WSBP

RubrikProperti.com – PT Waskita Beton Precast Tbk (“WSBP”) senantiasa meningkatkan kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air, selaras dengan strategi untuk mendorong penguatan kinerja.

Per 30 Juni 2026, WSBP sukses membukukan pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar pada Semester I 2026. Capaian ini berasal dari kontribusi lini bisnis Beton Precast sebesar Rp310,30 miliar, Readymix & Quarry sebesar Rp180,95 miliar, serta Jasa Konstruksi sebesar Rp316,81 miliar.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengerjaan berbagai proyek strategis di sejumlah wilayah Indonesia. Beberapa proyek utama yang tengah ditangani perseroan antara lain:

  • Proyek Tangguh UCC Onshore
  • Proyek Pembangunan Gedung KCN Marunda
  • Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles–Panimbang) Fase 2 Paket 3
  • Proyek Perbaikan Jalan Tol KAPB
  • Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura
  • Proyek Pembangunan Laboratorium Terpadu Universitas Khairun
  • Proyek Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana

Berbagai proyek tersebut terus dikerjakan oleh perseroan dengan mengedepankan kualitas produk, ketepatan waktu pelaksanaan, serta memprioritaskan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Tingkatkan Efektivitas dan Produktivitas Operasional

Sejalan dengan pelaksanaan berbagai proyek tersebut, WSBP juga terus menjaga efektivitas operasional melalui penerapan berbagai langkah efisiensi secara berkelanjutan.

Hal ini tecermin dari penurunan Beban Umum dan Administrasi (BUA) sebesar 16% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni dari Rp191,85 miliar pada Semester I 2025 menjadi Rp161,18 miliar pada Semester I 2026.

Perseroan juga berhasil meningkatkan produktivitas aset dengan mengoptimalkan utilisasi fasilitas produksi. Langkah ini diambil guna mendukung efektivitas operasional secara berkelanjutan sehingga mampu menekan beban Non-Contributing Plant dari Rp17,74 miliar menjadi Rp5,31 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Perseroan terus berfokus menjaga keberlangsungan operasional melalui penyelesaian proyek secara tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai dengan standar keselamatan kerja. Pada saat yang sama, berbagai langkah efisiensi serta peningkatan produktivitas juga terus kami lakukan agar operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung penguatan kinerja usaha secara bertahap,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto.

Perkuat Fondasi Menghadapi Tantangan Industri

WSBP terus mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui peningkatan produktivitas fasilitas produksi, pengendalian biaya, serta optimalisasi pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki. Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat fondasi operasional sekaligus menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika dan tantangan industri konstruksi saat ini.

“Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, menjaga kualitas produk dan layanan, serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi secara berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja operasional serta menangkap peluang usaha yang mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” tambah Fandy.

Di tengah upaya memperkuat kinerja dan menjaga keberlanjutan usaha, WSBP terus memastikan bahwa setiap proses bisnis dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, kepatuhan mutlak terhadap peraturan yang berlaku, serta pengambilan keputusan yang mengedepankan kepentingan jangka panjang perseroan beserta para pemangku kepentingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *