Layanan BPN Tetap Buka Saat Libur Nataru, Warga Jakarta: Urus Sertifikat Tanah Mandiri Kini Lebih Cepat dan Transparan
Manfaatkan libur Nataru, warga Jakarta antusias urus administrasi tanah secara mandiri di Kantor Pertanahan. Layanan akhir pekan Kementerian ATR/BPN dinilai lebih transparan, mudah, dan bebas ribet tanpa perantara.
Foto: Dok. Kementerian ATR/BPN
RP – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini dimanfaatkan oleh masyarakat Jakarta untuk mengurus administrasi pertanahan secara mandiri. Langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang tetap membuka layanan di hari libur mendapat respons positif, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja.
Di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, antusiasme warga terlihat jelas pada Jumat (26/12/2025). Layanan khusus hari libur ini tidak hanya menawarkan fleksibilitas waktu, tetapi juga membuktikan bahwa pengurusan dokumen tanah secara langsung (tanpa perantara) kini jauh lebih mudah dan terjangkau.
Solusi Praktis Tanpa Perantara
Bagi sebagian besar warga, layanan di hari libur menjadi solusi atas kendala waktu dan kerumitan birokrasi yang selama ini ditakutkan. Dona (48), warga Taman Sari, Jakarta Barat, mengungkapkan kepuasannya setelah memberanikan diri mengurus sertifikat rumahnya sendiri.
“Sekarang lebih enak ngurus sendiri, lebih jelas dan tidak ribet,” ujar Dona saat ditemui di lokasi.
Dona menceritakan pengalaman pahitnya menggunakan jasa perantara yang membuat proses sertifikasi tanahnya terkatung-katung selama hampir tiga tahun. Awalnya, ia mempercayakan pengurusan kepada tetangga, namun perbedaan pemahaman dan lambatnya proses membuatnya mengambil alih urusan tersebut.
“Kalau datang langsung sekarang, biayanya jelas dan prosesnya juga lebih terarah,” tambahnya, menegaskan bahwa transparansi biaya dan prosedur di BPN kini sangat membantu masyarakat.
Baca Juga: Hutama Karya Kebut Pembangunan Huntara Aceh Tamiang, Target Tuntas Januari 2026
Akses Informasi yang Mudah dan Transparan
Kemudahan akses informasi juga menjadi sorotan utama. Warji (48), seorang guru sekolah dasar yang berdomisili di Kalideres, Jakarta Barat, sengaja datang untuk berkonsultasi mengenai pemecahan sertifikat tanah.
Warji mengetahui layanan BPN yang tetap buka di masa libur Nataru melalui media sosial. Sebagai seorang pendidik dengan jadwal padat, layanan di hari libur ini sangat krusial baginya.
“Informasinya cukup jelas dan sangat membantu. Penjelasan petugas lengkap, jadi saya paham mekanismenya,” ungkap Warji.
Menurutnya, datang langsung ke kantor BPN memberikan rasa aman dan kejelasan yang tidak didapatkan saat menggunakan jasa pihak ketiga. “Sekarang pengurusan lebih gampang kalau datang sendiri ke BPN, apalagi pas hari libur begini,” tegasnya.
Mendorong Budaya Urus Sendiri (Mandiri)
Tetap dibukanya layanan pertanahan selama periode libur Nataru membuktikan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan pelayanan publik. Inisiatif ini berhasil mengubah persepsi masyarakat bahwa mengurus tanah itu sulit.
Dengan sistem yang semakin transparan, cepat, dan petugas yang informatif, masyarakat kini semakin percaya diri untuk mengurus aset pertanahan mereka secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat terus menekan praktik percaloan dan meningkatkan tertib administrasi pertanahan di Indonesia.
