Foto: Dok. BTN

RP – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menanam 5.000 bibit pohon di kawasan Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat.

Langkah strategis bertajuk “BTN Tumbuh Bersama Alam” ini bukan sekadar penghijauan biasa. Sebagai kota penyangga Daerah Khusus Jakarta, Depok memegang peranan vital dalam menjaga keseimbangan ekologis ibu kota dan sekitarnya.

Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menjelaskan bahwa pemilihan Depok didasari oleh fungsi krusial kota ini dalam mendukung ketahanan lingkungan jangka panjang, di samping pertumbuhan ekonominya yang pesat.

“BTN meyakini keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat untuk masa kini dan mendatang. Penanaman 5.000 pohon ini menunjukkan bahwa Kota Depok mempunyai fungsi krusial terhadap lingkungan yang harus dijaga secara bersama-sama,” ujar Ramon di Jakarta, Rabu (24/12).

Ubah Lahan Kosong Jadi Kawasan Resapan Air

Penanaman ini dilakukan di atas lahan seluas 3,7 hektare milik Pemerintah Kota Depok di Kelurahan Cisalak. Sebelumnya, lahan ini merupakan area terbuka yang minim pepohonan.

Dinas Lingkungan Hidup merekomendasikan lokasi ini untuk diubah secara permanen menjadi kawasan hijau. Tujuannya jelas: memaksimalkan fungsi lahan sebagai area resapan air guna mencegah banjir dan menjaga cadangan air tanah.

Padukan Pohon Buah dan Tanaman Pelindung

Untuk memastikan manfaat ekologis yang optimal, BTN tidak sembarangan memilih bibit. Komposisi 5.000 pohon yang ditanam sangat beragam, mencakup tanaman produktif dan pelindung, antara lain:

  • 1.500 pohon mangga
  • 950 pohon nangka
  • 500 pohon jambu
  • 50 pohon alpukat
  • 1.000 Eucalyptus rainbow
  • 500 pohon mahoni
  • 500 Tabebuya rosa

Kombinasi ini diharapkan tidak hanya menyerap karbon dan mempercantik tata kota, tetapi juga mendukung ketahanan pangan warga sekitar melalui hasil panen buahnya.

Baca Juga: Layanan ATR/BPN Tetap Buka Saat Libur Nataru, Warga Jakarta Selatan: Pelayanan Mantap dan Cepat

Pantau Pertumbuhan dengan Teknologi Digital

Salah satu keunggulan program TJSL BTN kali ini adalah penerapan teknologi monitoring. Ramon menegaskan bahwa setiap pohon yang ditanam telah terdata dalam sistem digital.

Hal ini memungkinkan perseroan memantau pertumbuhan pohon serta menghitung potensi penyerapan karbon secara akurat.

“Kami ingin memastikan bahwa penanaman pohon yang dilakukan perseroan ini memberikan dampak nyata melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk masyarakat sekitar. Hal ini sekaligus membuktikan pengelolaan program TJSL BTN yang terukur dan akuntabel,” tambah Ramon.

Program ini diproyeksikan memberi manfaat langsung bagi 5.000 warga sekitar serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya terkait ekosistem daratan dan penanganan perubahan iklim.