Catatkan Penjualan 18,27 Juta Ton pada Semester I 2026, SIG Sasar Penetrasi Pasar Jawa Barat

0

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sukses mencatatkan pertumbuhan volume penjualan hingga 18,27 juta ton pada semester I 2026. Ke depan, SIG membidik perluasan pangsa pasar ritel di wilayah Jawa Barat.

foto-3-35 (1)

RubrikProperti.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga momentum pertumbuhan dengan terus mencatatkan kinerja penjualan yang positif. Pada semester I tahun 2026, SIG sukses membukukan volume penjualan total sebanyak 18,27 juta ton. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 5,6% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 17,3 juta ton.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan bahwa kinerja penjualan yang terus bertumbuh pada paruh pertama 2026 ini tercapai berkat strategi penajaman fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan. Perusahaan juga terus memastikan ketersediaan pasokan dan memperluas jangkauan pasarnya.

”Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG dalam menjalankan transformasi, khususnya dalam hal penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara, sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita Mahreyni.

Baca Juga: Laris Manis! Terapkan Aspek Green Building, Hunian di Shila at Sawangan Diminati Konsumen

Fokus Pasar Ritel dan Sasar Jawa Barat

Lebih lanjut, Vita menambahkan bahwa SIG akan terus berupaya meningkatkan kinerja penjualan ritel yang selama ini menjadi tulang punggung sekaligus kontributor utama pendapatan perusahaan. Sebagai informasi, penjualan ritel telah berkontribusi sebesar 70% dari total pendapatan perusahaan.

Ke depannya, SIG akan menyasar perluasan pasar potensial di wilayah Jawa Barat. Langkah strategis SIG untuk menggarap pasar di Tanah Pasundan tersebut tidak lepas dari tingginya angka permintaan semen di Jawa Barat, yang tercatat naik hingga 7,5% (YoY) pada semester I tahun 2026.

”Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan. Ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, sekaligus semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di industri semen Indonesia,” pungkas Vita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *