RP – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung wajah baru Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (6/1/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas akses Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berkualitas bagi masyarakat.
Taman seluas 1.501,6 meter persegi ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Kehadirannya diharapkan menjadi oase baru di tengah hiruk-pikuk kawasan industri Cakung.
Fasilitas Baru dan Respon Warga
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengapresiasi antusiasme warga yang tinggi terhadap kehadiran taman ini. Ia juga menampung aspirasi pengunjung terkait fasilitas tambahan yang dibutuhkan.
“Saya paling senang melihat apresiasi masyarakat yang luar biasa. Tentu saja, setiap kali bertemu gubernurnya, selalu ada yang diminta,” ujar Pramono.
Ia merinci tiga permintaan utama warga yang akan segera direalisasikan:
- Penyediaan jaringan Wi-Fi gratis.
- Pembangunan toilet umum yang layak.
- Penambahan lampu penerangan taman.
“Insyaallah semuanya akan kami penuhi. Kami juga akan melengkapi taman ini dengan CCTV agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Baca Juga: Waspada Banjir Rob Jakarta hingga 7 Januari 2026: Ini 7 Wilayah Terdampak dan Langkah Dinas SDA
Prioritaskan Keselamatan dengan Pelican Crossing
Mengingat lokasi Taman Gapura Muka Cakung yang berada tepat di tepi jalan utama yang padat, aspek keselamatan menjadi sorotan utama. Pemprov DKI berencana membangun fasilitas penyeberangan berupa pelican crossing.
“Nanti akan kita buatkan pelican crossing agar masyarakat dapat memanfaatkan taman ini dengan aman. Selain itu, ada rencana penanaman pohon buah-buahan di area sekitar taman setelah memperoleh izin dari Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga dapat menambah manfaat ekologis,” jelas Pramono.
Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa taman ini tidak didesain untuk buka 24 jam. Hal ini berbeda dengan taman besar seperti Lapangan Banteng, demi menjaga ketertiban dan pengawasan yang efektif.
Konsep Ramah Lingkungan dan Transit Oriented Development (TOD)
Taman Gapura Muka Cakung bukan sekadar taman biasa. Ruang publik ini mengadopsi konsep ecological space dengan penerapan sistem rain harvesting (pemanen air hujan) dan rain garden yang berdampak positif bagi konservasi air tanah.
Selain itu, taman ini berfungsi sebagai ruang publik perkotaan (urban space) yang mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena terintegrasi dengan moda transportasi publik, memudahkan mobilitas warga.
Baca Juga: Awali 2026, Otorita IKN dan Warga Hijaukan KIPP Demi Wujudkan Kota Hutan
Beragam fasilitas fungsional telah tersedia, antara lain:
- Jogging track
- Children playground (area bermain anak)
- Jalur refleksi
- Urban farming
- Amphitheater dan area plaza
“Kita ingin warga Jakarta merasakan kenyamanan. Ruang-ruang yang ada akan kita manfaatkan bukan hanya untuk penghijauan, tetapi juga untuk kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan aktivitas komunitas,” tutup Pramono.

