Foto: Dok. BTN

RP – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana banjir berjalan sesuai target.

Pembangunan Huntara ini merupakan respons cepat pemerintah melalui Danantara Indonesia yang bersinergi dengan BUMN, termasuk peran aktif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mengapresiasi kecepatan kerja seluruh pihak. Dimulai sejak 24 Desember 2025, proyek ini menunjukkan progres signifikan dalam waktu kurang dari dua minggu.

“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat. Tujuan negara adalah secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan masyarakat,” tegas Presiden Prabowo di lokasi.

Target 15.000 Unit dan Peran Aktif BTN

Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan serah terima kepada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026 untuk segera dihuni warga terdampak. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan penyelesaian 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan guna memastikan ketersediaan hunian layak sementara.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung penuh instruksi Presiden dan arahan Danantara. Sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BTN bergerak cepat menyalurkan dukungan pemulihan.

Baca Juga: Pasok 1,7 Juta Liter Air Bersih dan Posko Medis, Pertamina Pulihkan Harapan Korban Banjir Aceh Tamiang

“Kami sangat mendukung upaya dari Danantara melalui BUMN Peduli untuk membangun Hunian Layak bagi masyarakat Aceh Tamiang. BTN bersama BUMN lainnya di bawah Danantara Indonesia akan terus membantu mempercepat pemulihan di daerah-daerah yang terkena dampak banjir dengan terus mendukung pembangunan Huntara,” ujar Nixon.

Sinergi BUMN Percepat Pemulihan

Keberhasilan pembangunan tahap awal ini tidak lepas dari kolaborasi solid di bawah payung BUMN Peduli. Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN) bersama BSI mengerahkan sumber daya maksimal untuk menjamin kelancaran konstruksi.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan jembatan menuju pemulihan ekonomi dan hunian permanen.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah,” jelas Rosan.

Hal senada disampaikan Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Ia menyoroti disiplin eksekusi BUMN yang bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari konstruksi hingga pengawasan mutu material secara simultan.

“Ini adalah contoh konkret bagaimana BUMN menjalankan peran strategisnya sebagai perpanjangan tangan negara, bukan hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada kepentingan sosial dan kemanusiaan,” kata Dony.

Baca Juga: Sentuh Tanahku: Solusi Bebas Antre di Kantor Pertanahan Karawang

Fasilitas Lengkap Huntara

Huntara dibangun dengan standar kelayakan hunian darurat yang mumpuni. Selain struktur bangunan yang aman, kawasan ini dilengkapi dengan akses air bersih, sanitasi memadai, aliran listrik, hingga layanan kesehatan.

Untuk mendukung aktivitas warga agar segera normal kembali, kawasan Huntara juga dilengkapi fasilitas umum seperti klinik, taman bermain, serta akses internet gratis. Ke depan, pemerintah akan melanjutkan fase pemulihan dengan program pemberdayaan ekonomi lokal untuk memperkuat mata pencaharian masyarakat.