Rilis Sustainability Report 2026, Samsung Perluas Upaya Pemulihan Air dan Kelestarian Lingkungan

Samsung Electronics resmi merilis Sustainability Report 2026 yang menyoroti capaian perusahaan di bidang ESG. Laporan ini menegaskan komitmen Samsung terhadap efisiensi energi, pemulihan sumber daya air, dan program dukungan tempat tinggal bagi generasi muda.

Samsung-Mobile-Galaxy-S26-series-Ocean-Mode-Coral-in-Focus-Engage-for-Goods-2026-Halo-Awards_main1

Photo captured with a Galaxy S26 Ultra equipped with Ocean Mode

RubrikProperti.com – Samsung Electronics resmi merilis Sustainability Report 2026. Laporan tersebut memaparkan strategi serta pencapaian utama Samsung di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social and governance/ESG) seiring upaya perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab korporasi. Langkah ini juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika risiko geopolitik serta pesatnya perkembangan AI.

Secara khusus, laporan ini menyoroti kemajuan dalam pengelolaan sumber daya air melalui kerangka kerja manajemen air yang sistematis di fasilitas manufaktur Samsung di seluruh dunia, serta berbagai inisiatif untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan.

Fokus pada Kelestarian Lingkungan

Melalui New Environmental Strategy yang diumumkan pada September 2022, Samsung tetap berkomitmen untuk mencapai target emisi nol bersih (net zero emission) untuk Scope 1 dan Scope 2, memaksimalkan sirkularitas sumber daya, serta mengatasi berbagai tantangan lingkungan melalui inovasi teknologi.

Sebagai bagian dari target mencapai emisi nol bersih pada 2030, Divisi Device eXperience (DX) telah mengalihkan 94,8% dari total konsumsi energinya ke energi terbarukan hingga akhir 2025. Divisi ini juga berhasil mengurangi konsumsi daya rata-rata sebesar 34,4% dibandingkan tahun 2019 dengan menerapkan teknologi hemat energi pada model-model produk utamanya.

Samsung juga mencatat kemajuan signifikan dalam upaya sirkularitas sumber daya dan pengelolaan air. Divisi DX meningkatkan proporsi penggunaan plastik daur ulang pada komponen plastik di seluruh produknya menjadi 33,7% serta meraih peringkat tertinggi Zero Waste to Landfill dari UL Solutions di seluruh fasilitas manufaktur globalnya. Selain itu, divisi ini mencapai tingkat pemulihan sumber daya air sebesar 67,2% pada 2025 sebagai bagian dari target untuk memulihkan 100% konsumsi air global pada 2030.

Sementara itu, Divisi Device Solutions (DS) Samsung terus melanjutkan upayanya untuk mencapai target emisi nol bersih pada 2050 dengan menambahkan tiga sistem katalitik regeneratif serta meningkatkan efisiensi energi pada peralatan operasionalnya. Divisi ini juga mengembangkan teknologi hemat daya untuk mencapai target pengurangan konsumsi daya pada produk memorinya, sehingga memungkinkan komersialisasi tepat waktu berbagai produk yang lebih hemat energi, seperti HBM4 dan PM1763.

Pada 2030, divisi ini menargetkan peningkatan efisiensi energi pada produk HBM dan server SSD masing-masing hingga 2,5 kali dan 4 kali lipat, guna menghadirkan solusi infrastruktur AI yang lebih optimal bagi pelanggan. Selain itu, Divisi DS mengadopsi pendekatan Water Positive yang bertujuan mengembalikan jumlah air yang lebih besar daripada yang dikonsumsinya, dengan berhasil memulihkan sekitar 240.000 ton sumber daya air.

Baca Juga: Sambut Perilisan Film Supergirl, Samsung Hadirkan Pengalaman Smart Home Hiburan Tanpa Batas

Dampak Sosial dan Tata Kelola yang Baik

Samsung terus membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan, dengan target mencapai nol kecelakaan kerja serius serta tingkat cedera (lost time injury rate) terbaik di dunia pada 2030.

Di seluruh rantai pasoknya, Samsung memperluas cakupan audit pihak ketiga hingga mencakup 122 pemasok tingkat pertama dan 39 pemasok tingkat kedua. Perusahaan juga membentuk Supply Chain Sustainability Committee pada akhir 2025 untuk menangani berbagai isu di seluruh rantai pasok, termasuk hak-hak pekerja, pengelolaan lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja.

Sebagai bagian dari upaya tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), Samsung menjalankan berbagai program untuk mendukung generasi masa depan dan memperkuat komunitas. Samsung Software·AI Academy for Youth (SSAFY), program unggulan perusahaan dalam pengembangan talenta, telah membantu melatih sekitar 2.000 profesional muda di bidang perangkat lunak.

Tidak hanya itu, Samsung Hope Stepping Stone, sebuah program yang mendukung stabilitas tempat tinggal dan kesiapan masa depan bagi generasi muda yang sedang membangun kehidupan mandiri, juga telah membuka pusat baru di Incheon pada 2025. Penambahan ini menggenapkan jumlah pusat pembinaannya menjadi 16 lokasi dan telah memberikan dukungan kepada 15.092 orang.

1 thought on “Rilis Sustainability Report 2026, Samsung Perluas Upaya Pemulihan Air dan Kelestarian Lingkungan

Comments are closed.