RP – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menyerahkan kunci hunian baru kepada warga yang terdampak relokasi lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo II. Sebanyak 137 Kepala Keluarga (KK) kini menempati Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Dalam peninjauan langsung pada Selasa (9/12), Pramono memastikan warga yang pindah mendapatkan insentif khusus. Pemprov DKI Jakarta memberikan fasilitas bebas biaya sewa selama enam bulan untuk meringankan beban warga di masa transisi.
“Saya menyambut baik upaya jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengembalikan fungsi lahan TPU Menteng Pulo. Alhamdulillah, warga yang terdampak telah direlokasi dan mendapatkan fasilitas rumah susun di Jagakarsa,” ujar Pramono di lokasi.
Kembalikan Fungsi Lahan untuk Atasi Krisis Makam
Relokasi ini bukan tanpa alasan. Langkah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta ini bertujuan mengembalikan fungsi lahan TPU Menteng Pulo II yang selama ini ditempati warga.
Pramono menjelaskan bahwa Jakarta tengah menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan lahan pemakaman. Dengan relokasi ini, diperkirakan akan tersedia sekitar 1.300 petak makam baru.
“Jakarta saat ini menghadapi kesulitan menyediakan tempat pemakaman umum. Dari 80 TPU yang ada, 69 sudah menggunakan sistem tumpuk. Karena itu, pengembalian fungsi lahan seperti di TPU Menteng Pulo II merupakan langkah positif,” tegasnya.
Jamin Pendidikan Anak dan Fasilitas Warga
Selain gratis sewa rusun, Gubernur Pramono juga memberikan instruksi khusus terkait pendidikan anak-anak korban relokasi. Ia meminta jajarannya memastikan anak-anak tersebut segera mendapatkan akses sekolah di lingkungan baru sekitar Jagakarsa.
“Ketika dipindahkan, pasti ada kesulitan di awal. Karena itu, kami bebaskan biaya sewa selama enam bulan. Saya juga meminta agar anak-anak yang direlokasi segera difasilitasi untuk mendapatkan sekolah di sini,” jelas Pramono.
Ia mengaku terharu melihat respons positif warga yang menerima kunci rusun tersebut. Selain di Rusunawa Jagakarsa, sebagian warga eks TPU Menteng Pulo II juga direlokasi ke Rusunawa Rawa Bebek dan Rusunawa PIK.
Rencana Jangka Panjang Pemakaman Jakarta
Menutup keterangannya, Pramono menyebutkan bahwa Pemprov DKI sedang mematangkan rencana kolaborasi dengan wilayah penyangga di sekitar Jakarta untuk perluasan lahan makam. Namun, prioritas saat ini adalah memaksimalkan lahan yang ada di dalam kota.
“Yang terpenting adalah mempersiapkan kebutuhan di dalam Jakarta terlebih dahulu. Dengan penduduk 11 juta, jelas Jakarta membutuhkan tambahan lahan pemakaman,” pungkasnya.

