RubrikProperti.com – Propan Raya kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung penguatan industri konstruksi baja nasional melalui partisipasi aktif di ajang Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) 2026. Acara yang berlangsung pada 15–16 April di Mangkuluhur ARTOTEL Suites ini memposisikan Propan bukan sekadar sebagai peserta, melainkan mitra strategis yang menghadirkan solusi pelapis (protective coating) berkualitas tinggi untuk ketahanan infrastruktur.

Dukungan Propan Raya Terhadap Kemandirian Produk Dalam Negeri

Kegiatan ini dibuka oleh Budi Harta Winata, Ketua Umum ISSC periode 2025–2029, yang menekankan pentingnya kedaulatan industri lokal. Beliau mengajak seluruh pelaku industri untuk menyamakan visi dalam menekan ketergantungan pada produk impor.

“Mari kita samakan visi kita. Kita bukan anti impor, tetapi untuk semua yang bisa kita produksi di dalam negeri, mari kita dukung… Jangan sampai industri konstruksi baja ini habis di generasi kita karena impor baja,” tegas Budi Harta.

Senada dengan hal tersebut, pemerintah melalui Odo R.M. Manuhutu turut memberikan dukungan nyata. Beliau menekankan kebijakan afirmasi di mana hingga 95% belanja pemerintah kini diarahkan untuk produk dalam negeri guna menghidupkan ekosistem industri nasional melalui dana pajak.

Baca Juga: Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Cek via Online

Investasi Strategis Melalui Teknologi Pelapis Baja Berkelanjutan

Dalam sesi seminar, Direktur Propan Raya, Yuwono Imanto, memaparkan materi bertema Sistem Proteksi sebagai Investasi Strategis Konstruksi Baja Berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemilihan cat pelapis yang tepat adalah kunci menjaga aset jangka panjang.

“Propan Raya sebagai perusahaan asli Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan produk pelapis inovatif yang mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Kami juga mendukung inisiatif ISSC dalam memperkuat kemandirian konstruksi baja Indonesia,” ujar Yuwono Imanto.

Bambang Wisnu Aji selaku Specifier Protective Coating Heavy Duty (PCHD) Propan, menambahkan detail teknis mengenai inovasi unggulan mereka. Beberapa solusi yang diperkenalkan meliputi:

  • Direct to Metal (DTM): Aplikasi praktis langsung ke substrat tanpa cat dasar.
  • Acrylic Fast Dry: Keunggulan cepat kering untuk efisiensi proyek.
  • Epoxy PU & 3-Coats System: Proteksi maksimal dengan ketahanan cuaca dan kimia yang tinggi.
  • Heat Resistance & Intumescent Paint: Cat tahan panas hingga 600°C serta perlindungan api (fireproofing) hingga dua jam.

Teknologi Propan telah terbukti pada berbagai proyek strategis nasional seperti Jembatan Merah Putih, Jembatan Pulau Balang, hingga stadion dan bandara di seluruh Indonesia. Dengan sertifikasi lengkap seperti TKDN, SNI, dan Green Label, Propan Raya terus berkontribusi dalam memperkokoh rantai pasok konstruksi baja nasional yang mandiri dan berdaya saing.