RP – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Utara. Berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL), WIKA mengirimkan bantuan logistik serta terjun langsung memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dilepas langsung dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak segera terpenuhi di tengah masa tanggap darurat.
Fokus Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Bersama anak usahanya, WIKA Gedung dan WIKA Beton, perseroan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok untuk pengungsi. Bantuan tersebut mencakup kasur, selimut, tenda, beras, pakaian, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan spesifik untuk bayi dan wanita.
Bantuan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan sedikit kenyamanan bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan pascabencana.
Turunkan Alat Berat untuk Pemulihan Infrastruktur
Tak hanya mengirim logistik, WIKA menegaskan perannya sebagai BUMN Konstruksi dengan turun langsung ke lapangan. Di Aceh Tamiang, WIKA mengerahkan sejumlah alat berat berupa 2 unit excavator, 1 wheel loader, 3 dump truck, dan 9 babytank. Armada ini difokuskan untuk membersihkan fasilitas publik dan membuka akses jalan agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan.
Sementara itu, upaya mitigasi juga dilakukan di Sumatera Utara. WIKA memperkuat bantaran Sungai Deli menggunakan bronjong untuk mencegah dampak banjir susulan. Di wilayah Tarutung–Sibolga, tim WIKA bekerja keras membuka kembali akses jalan menuju tempat ibadah dan permukiman yang tertutup longsor, serta memulihkan jalur transportasi di ruas Sibolga–Tapanuli Tengah.
Baca Juga: Update Pemulihan Listrik Aceh: 1.400 Personel PLN Dikerahkan Perbaiki Jalur Transmsi
Komitmen Kemanusiaan dan SDGs
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud nyata nilai gotong royong perusahaan.
“Kami percaya, pemulihan tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur atau sekadar memberikan bantuan pangan, tetapi juga tentang turun langsung bersama-sama di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka,” ujar Agung.
Aksi tanggap bencana ini sejalan dengan komitmen WIKA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), utamanya terkait pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan kemitraan lintas sektor. Kehadiran WIKA diharapkan menjadi simbol harapan dan kebangkitan bagi masyarakat Sumatera yang terdampak.

