RP – Real Estate Indonesia (REI) resmi menggandeng produsen pintu baja Fortress (JBS Perkasa Group) untuk memperkuat ekosistem pembangunan berkelanjutan di Tanah Air. Kolaborasi strategis ini bertujuan mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah dengan menyediakan material hunian yang ramah lingkungan, tahan lama, dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Sinergi ini menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2025 bertema “Propertinomic 2.0” yang digelar di Mercure Convention Center, Ancol, Kamis (4/12/2025) lalu.
Solusi Material Ramah Lingkungan
Kerja sama ini lahir sebagai respons atas tantangan perubahan iklim. Berdasarkan laporan United Nations Environment Programme (UNEP), sektor konstruksi menyumbang 40% penggunaan energi global dan emisi gas rumah kaca yang signifikan.
Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menegaskan bahwa penggunaan pintu baja merupakan langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada kayu, sehingga menekan laju deforestasi.
“Kerja sama dengan pintu baja Fortress ini adalah upaya kami menjamin kualitas hunian subsidi. Kami ingin memastikan pasokan bahan bangunan yang lancar, sekaligus memberikan standar kenyamanan dan keamanan terbaik bagi konsumen,” ungkap Joko Suranto.
Dukungan Regulasi Pemerintah
Langkah REI ini sejalan dengan target Pemerintah Indonesia menurunkan emisi karbon hingga 31,89% pada tahun 2030. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, penerapan Bangunan Gedung Hijau (BGH) adalah strategi vital untuk ekonomi rendah karbon.
“Industri konstruksi harus bisa menghasilkan infrastruktur secara efisien, cost effective, dan berkualitas. Produk yang digunakan harus ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegas Diana saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Inovasi Pintu Baja untuk Rumah Subsidi
Sebagai pionir pintu baja di Indonesia, Fortress berkomitmen menghadirkan solusi end-to-end dalam program 3 juta rumah ini. Founder & CEO JBS Perkasa, Joni Effendi, menjelaskan bahwa pintu baja Fortress dirancang menggunakan motif urat kayu alami, namun tanpa menebang satu pohon pun.
“Kami siap memberikan pendampingan mulai dari pemilihan pintu hingga pemasangan. Konsumen rumah subsidi berhak mendapatkan pintu yang berkualitas, kuat, dan tahan lama,” ujar Joni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).
Joni menambahkan, Fortress telah menyiapkan produk khusus segmen menengah ke bawah dengan ketebalan pelat baja 0,3 mm yang ekonomis namun tetap aman karena dilengkapi sistem penguncian ganda (multipoint locking). Saat ini, produk tersebut telah diaplikasikan di berbagai proyek perumahan subsidi di Pekanbaru dan Serang.
Dengan fitur unggulan seperti engsel baja tersembunyi, lubang pengintip, dan karet peredam, Fortress optimis dapat menjadi standar baru bagi keamanan dan kenyamanan rumah subsidi di Indonesia.

