Foto: Dok. BP Tapera

RP – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperluas akses kepemilikan hunian layak bagi masyarakat. Kali ini, BP Tapera menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk mempermudah para jurnalis mendapatkan rumah subsidi melalui skema KPR Sejahtera FLPP.

Langkah strategis ini disosialisasikan dalam acara “Percepatan Penyaluran Rumah Subsidi bagi Wartawan” yang digelar di Kantor PWI Pusat, Selasa pagi. Acara ini dihadiri langsung oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, serta jajaran pengurus PWI Pusat dan daerah.

Dukungan untuk Program 3 Juta Rumah

Sid Herdi Kusuma menegaskan bahwa penyediaan rumah terjangkau adalah mandat negara. Program ini juga selaras dengan target strategis pemerintahan Prabowo–Gibran, yakni Program Tiga Juta Rumah.

“Program ini dirancang untuk seluruh lapisan masyarakat, baik berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, asalkan belum memiliki rumah. Kami berharap anggota PWI dapat memanfaatkan fasilitas ini,” ujar Sid Herdi.

Keuntungan KPR Sejahtera FLPP untuk Wartawan

Dalam kesempatan yang sama, Plt Direktur Pemanfaatan Pembiayaan dan Layanan Digital BP Tapera, Alfian Arif, memaparkan berbagai kemudahan yang ditawarkan skema KPR Sejahtera FLPP. Wartawan yang memenuhi syarat bisa menikmati fasilitas berikut:

  • Uang Muka (DP) Ringan: Hanya 1 persen.
  • Bunga Tetap: 5 persen per tahun hingga lunas.
  • Tenor Panjang: Hingga 20 tahun.
  • Angsuran Terjangkau: Kisaran Rp1 jutaan per bulan.
  • Perlindungan: Termasuk asuransi jiwa bagi debitur.

Digitalisasi dan MoU dengan Bank BTN

Untuk menjamin transparansi dan kemudahan, BP Tapera telah menyiapkan ekosistem digital seperti aplikasi SIKASEP (untuk pengajuan KPR), SIRENG (registrasi pengembang), dan SIKUMBANG (data hunian).

Sebagai tindak lanjut konkret, BP Tapera, PWI, dan Bank BTN sepakat untuk segera menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini bertujuan mempermudah proses administrasi, appraisal, hingga akad kredit bagi para wartawan tanpa menimbulkan celah hukum.

“Keberhasilan program subsidi ini sangat bergantung pada peran media. Sistem yang kami siapkan akan memastikan layanan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi,” tutup Alfian.