RP – Sebagai wujud komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan, PT Daya Intiguna Yasa, Tbk (MR.D.I.Y. Indonesia) resmi mengumumkan ekspansi besar-besaran untuk program keberlanjutan mereka. Menggandeng Rekosistem, MR.D.I.Y. memperluas jangkauan fasilitas Recycle Dropbox hingga 5 kali lipat, dari yang semula 10 toko kini menjadi 52 toko yang tersebar di Jabodetabek, Serang, dan Bandung.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari kampanye “MR.D.I.Y. Untuk Indonesia” yang bertujuan mendukung gerakan Zero Waste dan mempermudah masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.

Mudahkan Pelanggan Setor Sampah Daur Ulang

Melalui program ini, pelanggan dapat menyetorkan sampah anorganik mereka ke dropbox yang tersedia saat berbelanja. Agar transparan, proses ini didukung oleh teknologi dasbor dari Rekosistem yang memantau volume dan jenis sampah secara real-time.

Rika Juniaty Tanzil, CFO MR.D.I.Y. Indonesia, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang agar sederhana namun berdampak besar.

“Kami ingin menghadirkan cara yang mudah diakses bagi pelanggan untuk berkontribusi positif. Kami percaya aksi edukasi dan pemilahan sampah di toko MR.D.I.Y. dapat mendorong kebiasaan kecil yang membawa perubahan besar bagi masa depan,” ungkap Rika.

Ia menambahkan, dengan jaringan lebih dari 1.100 toko, perusahaan akan terus menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan guna mendukung Gerakan Nasional “Menuju Indonesia Bebas Sampah 2029.”

Sukses Kumpulkan 1 Ton Sampah

Kolaborasi antara ritel dan teknologi ini terbukti efektif. Berdasarkan data periode Maret 2024 hingga Juli 2025, 10 Recycle Dropbox awal berhasil mencatatkan angka yang impresif:

Total Sampah: Lebih dari 1.025 kg sampah terkumpul dari 567 kali pengambilan.

Recovery Rate: Tingkat pemulihan sampah mencapai 79,4% (jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 22%).

Jejak Karbon: Berkontribusi mengurangi emisi karbon setara 841,78 kg CO₂.

Komposisi sampah yang berhasil diselamatkan didominasi oleh plastik (40,63%), diikuti kertas (25,59%), kardus (7,52%), serta logam dan material lainnya.

Kolaborasi Teknologi dan Dukungan Pemerintah

Joshua Valentino, COO dan Co-Founder Rekosistem, menyebut kemitraan ini sebagai bukti bahwa kolaborasi lintas sektor sangat krusial. “Kami berkomitmen menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang transparan dan efisien lewat data. Hasil pengumpulan ribuan kilogram sampah sebelumnya membuktikan dampak nyata dalam menekan emisi karbon,” ujarnya.

Inisiatif ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah. Agus Rusly, Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular (KLH/BPLH), menyambut baik langkah sektor swasta ini.

“Partisipasi aktif seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran publik dan memperluas dampak gerakan Menuju Indonesia Bebas Sampah 2029,” kata Agus.

Wajah Baru Dropbox yang Edukatif

Dalam ekspansi kali ini, MR.D.I.Y. juga memperbarui desain dropbox menjadi lebih menarik dan edukatif untuk menarik minat pelanggan. Rika menutup dengan menegaskan bahwa MR.D.I.Y. tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.

Masyarakat kini dapat mulai memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya ke gerai MR.D.I.Y. terdekat yang berpartisipasi di wilayah Jabodetabek, Serang, dan Bandung.