Foto: Dok. Kementerian PKP

RP – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan sektor perbankan demi menyukseskan target nasional. Kali ini, sinergi diperkuat bersama Bank Mandiri untuk mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai solusi kepemilikan rumah bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, yang mewakili Menteri PKP, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah Bank Mandiri. Hal ini disampaikannya dalam acara Sosialisasi KUR Perumahan yang digelar di Tangerang, Kamis (20/11/2025).

“Kami sangat mengapresiasi dukungan perbankan, khususnya Bank Mandiri, dalam memperluas akses pembiayaan rumah. Ini adalah langkah nyata untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang layak,” ujar Sri Haryati.

Solusi Mengatasi Backlog Perumahan

Sri Haryati menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Program ini hadir sebagai jawaban atas masalah backlog (kekurangan) perumahan yang angkanya cukup mengkhawatirkan, yakni mencapai 9,9 juta keluarga yang belum memiliki rumah.

Melalui skema KUR Perumahan, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dari berbagai latar belakang profesi—termasuk sektor informal—bisa mengakses pembiayaan perumahan dengan bunga yang terjangkau dan ringan.

Kolaborasi dengan Swasta dan CSR

Selain mengandalkan KUR dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian PKP juga aktif menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Strategi “gotong royong” ini terbukti efektif.

Hingga saat ini, Kementerian PKP mencatat data positif sebagai berikut:

  • Terdapat 29.230 komitmen dari berbagai perusahaan.
  • Sebanyak 8.030 unit rumah tidak layak huni telah berhasil direnovasi.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian target perumahan nasional secara signifikan.

Sosialisasi Masif ke Daerah

Menutup keterangannya, Sri Haryati memuji langkah proaktif Bank Mandiri yang gencar melakukan sosialisasi program hingga ke daerah-daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan perbankan ini terus terjalin kuat.

“Dengan sinergi yang kuat, kita optimis semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat memiliki rumah layak huni dengan skema yang terjangkau,” pungkasnya.