RP – Industri properti di Batam memasuki babak baru yang menjanjikan. Pengembang terkemuka, Tana Group, secara resmi melakukan prosesi groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk proyek ambisius mereka, Aurum 24/7 Urban Hub. Berlokasi strategis di kawasan Bengkong, proyek ini digadang-gadang akan menjadi pusat gaya hidup open-air pertama yang beroperasi 24 jam penuh di Batam.

Konsep “Urban Hub” Pertama di Batam

Aurum 24/7 Urban Hub hadir bukan sekadar sebagai pusat perbelanjaan, melainkan sebuah ekosistem terintegrasi yang menggabungkan wisata belanja, kuliner, hiburan, dan bisnis dalam satu kawasan (One Stop Destination).

Langkah Tana Group ini dinilai sangat strategis mengingat pertumbuhan ekonomi Batam yang terus meroket di tahun 2025. Dengan konsep konsep SOBIZ (Shop, Office, Business), Aurum menawarkan fleksibilitas bagi para investor dan pelaku usaha untuk memiliki unit yang multifungsi di lokasi premium.

Fasilitas Ikonik dan Daya Tarik Wisata

Sebagai destinasi wisata baru, Aurum 24/7 Urban Hub akan dilengkapi dengan berbagai fitur spektakuler yang belum pernah ada sebelumnya di Batam, antara lain:

Aurumqua: Danau buatan seluas 2 hektare yang menjadi jantung kawasan.

Aurum Dancing Fountain: Pertunjukan air mancur menari yang siap memukau pengunjung.

Arumi Iconic Art: Instalasi seni raksasa yang instagramable.

SOBIZ Festive: Kawasan komersial dengan tema festival urban (Neo Retro Style).

Peluang Emas Investasi Properti

Direktur Tana Group menyebutkan bahwa antusiasme pasar terhadap proyek ini sangat tinggi. Fase pertama penjualan unit SOBIZ mencatatkan angka yang impresif, membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap potensi capital gain dan rental yield di kawasan ini.

“Groundbreaking ini adalah bukti komitmen kami untuk menghadirkan ikon baru kebanggaan Batam yang tidak hanya memajukan pariwisata, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para investor,” ujar perwakilan manajemen Tana Group.

Dengan segala keunggulan fasilitas dan lokasi yang strategis, Aurum 24/7 Urban Hub diprediksi akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi sektor riil dan pariwisata di Kepulauan Riau.