Foto: Dok. Kementerian PKP

RP – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial di perkotaan melalui program renovasi rumah tidak layak huni. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan bakti sosial Natal 2025 di Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat malam (26/12/2025).

Kegiatan bakti sosial Natal yang diselenggarakan bersama Panitia Natal Kementerian PKP tersebut menyalurkan sebanyak 300 paket beras dengan masing-masing berat 10 kilogram kepada warga Johar Baru. Turut hadir mendampingi Menteri PKP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Jakarta Suprayogi serta Camat Johar Baru Ishran Prasetiawan.

Data BSPS: 200 Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta

Dalam sambutannya, Menteri yang akrab disapa Menteri Ara mengungkapkan bahwa berdasarkan data program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), tingkat kesenjangan perumahan di Jakarta masih tergolong tinggi. Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 200.000 rumah tidak layak huni di wilayah DKI Jakarta.

Sebagai upaya konkret, pada tahun 2025 Kementerian PKP melakukan gotong royong bersama Yayasan Buddha Tzu Chi untuk merenovasi 500 rumah di Kecamatan Johar Baru. Proyek tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum Lebaran 2026.

“Setelah itu, kami juga akan segera memulai renovasi 80 rumah di kawasan Menteng melalui skema gotong royong,” ujar Menteri Ara.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi BTN, Kuasai 70% Penyaluran KPR Subsidi FLPP di 2025

APBN 2026 Alokasikan 2.000 Rumah untuk Renovasi di Jakarta

Selain kolaborasi dengan mitra sosial, Kementerian PKP juga menyiapkan dukungan anggaran melalui APBN. Pada tahun anggaran berikutnya, pemerintah mengalokasikan 2.000 unit rumah untuk direnovasi melalui program BSPS di Jakarta.

“Saya minta renovasi rumah di Jakarta sudah mulai paling lambat bulan Mei 2025. Kesenjangan harus dituntaskan, salah satunya melalui program bedah rumah,” tegasnya.

Percepatan Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatera

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PKP juga menyampaikan perkembangan percepatan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Pembangunan hunian tetap di Sumatera Utara telah dimulai, sementara di Aceh dan Sumatera Barat akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Warga Rasakan Manfaat Renovasi Rumah

Salah satu penerima bantuan renovasi rumah, Eva Syafitri, mengungkapkan rasa syukur atas perbaikan rumah yang diterimanya. Ia berharap rumahnya kini tidak lagi mengalami kebocoran saat musim hujan.

“Dulu bocornya parah, kalau hujan rumah saya banjir dan tidak bisa tidur nyenyak. Sekarang alhamdulillah sudah diperbaiki,” ujarnya.

Baca Juga: TRINLAND Ekspansi ke Sektor Data Center dan Hospitality Mewah di 2026

Pemkot Jakarta Siap Dukung Program Renovasi Rumah

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Jakarta, Suprayogi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kementerian PKP dalam menangani rumah tidak layak huni di Jakarta. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jakarta siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program renovasi rumah tersebut.