Topping Off Universitas Ciputra Jakarta: Kampus Canggih Berbasis AI dan Entrepreneurship Siap Beroperasi pada 2026
Universitas Ciputra Jakarta (UCJ) mencapai tahap topping off untuk kampus barunya yang canggih. Dengan kapasitas 10.000 mahasiswa dan fasilitas berbasis AI, simak bagaimana UCJ bersiap mencetak entrepreneur kelas dunia saat beroperasi penuh pada Mei 2026.
RP – Dunia pendidikan tinggi Indonesia bersiap menyambut kehadiran sebuah ikon baru. Universitas Ciputra Jakarta (UCJ) secara resmi merayakan tahap akhir konstruksi strukturnya melalui seremoni topping off yang digelar di lokasi kampus, Ciputra International, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025).
Acara ini menandai tonggak sejarah penting bagi UCJ, yang tidak hanya membangun gedung, tetapi juga sebuah ekosistem pendidikan modern yang dirancang untuk melahirkan generasi entrepreneur unggul. Dengan visi besar, kampus ini diproyeksikan mampu menampung hingga 10.000 mahasiswa dan akan mulai beroperasi pada fase pertamanya di bulan Mei 2026.
Simbol Visi Pendidikan Masa Depan
Berdiri megah di atas lahan seluas 10.000 m², gedung baru UCJ adalah manifestasi fisik dari komitmen Yayasan Ciputra Pendidikan terhadap inovasi. Prof. Dr. Ir. Denny Bernardus, M.M., selaku Director, Board of Executive, menyatakan bahwa pembangunan ini lebih dari sekadar proyek fisik.
“Topping off ini bukan sekadar milestone konstruksi, tetapi simbol keyakinan kami bahwa generasi muda Indonesia harus dibekali fondasi entrepreneurship, teknologi, dan pengalaman riil yang solid,” ujar Prof. Denny. “Kami membangun pusat pendidikan berkelas dunia yang mengintegrasikan teknologi Generative AI dan Real Business Experience (RBE) ke dalam setiap kurikulum.”
Fasilitas Canggih untuk Pengalaman Nyata
Dengan total luas bangunan mencapai 63.207 m², kampus UCJ dirancang untuk menjembatani teori dengan praktik secara langsung. Pada fase pertama yang rampung Mei 2026, berbagai fasilitas modern akan siap digunakan, antara lain:
- ±65 Ruang Kelas dan Laboratorium modern.
- Auditorium Utama berkapasitas 500 orang dan 2 Integrity Hall untuk acara skala menengah.
- Business Simulation Room yang menggunakan platform Markstrat, setara dengan yang digunakan di Stanford University.
- Smart Classroom yang dilengkapi teknologi AI dan Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung pembelajaran hybrid.
- Photo & Video Lab profesional dengan fasilitas LIMBO Green Screen.
- Makerspace yang menyediakan printer 3D untuk inovasi dan pembuatan prototipe.
Fasilitas penunjang seperti area parkir luas dengan kapasitas 320 mobil juga memastikan kenyamanan seluruh sivitas akademika.
Kolaborasi Arsitektur dan Visi Jangka Panjang
Desain arsitektur kampus yang futuristik dan fungsional ini merupakan hasil kolaborasi nama-nama besar di dunia arsitektur, dipimpin oleh Yori Antar dari biro Han Awal & Partners dan Reginald sebagai kepala arsitek. Menariknya, proyek ini juga melibatkan alumni dari Program Studi Arsitektur Universitas Ciputra sendiri, yaitu Ralf Vivaldo (angkatan 2020), sebagai bukti kepercayaan universitas terhadap talenta yang dihasilkannya.
Dengan selesainya tahap topping off ini, Universitas Ciputra Jakarta selangkah lebih dekat untuk membuka pintunya, menawarkan sebuah standar baru dalam pendidikan tinggi yang berfokus pada inovasi, kewirausahaan, dan kesiapan menghadapi tantangan industri global.
