RubrikProperti.com — Kota Semarang secara resmi menyambut pusat gravitasi aktivitas urban terbaru. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, Paradise Indonesia (PT Indonesian Paradise Property Tbk) melaksanakan soft opening 23 Semarang Shopping Center. Berlokasi strategis di kawasan Pearl of Java (POJ), destinasi gaya hidup dan ritel seluas 65.000 m² ini hadir sebagai langkah strategis perusahaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat modern akan ruang komersial yang ikonik sekaligus relevan.

Langkah ekspansi ini diambil mengingat pertumbuhan ekonomi Semarang yang sangat progresif, yakni mencapai 6,49 persen pada tahun 2025. Surina, Director & CFO Paradise Indonesia, menyampaikan bahwa potensi pasar metropolitan yang dinamis menjadi alasan utama pemilihan lokasi ini.

“Kami memilih Semarang sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi, transformasi urban, dan potensi market paling menjanjikan di Indonesia saat ini. Perkembangan kota yang sangat dinamis serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap destinasi gaya hidup modern menjadi alasan utama Paradise Indonesia memilih Semarang,” ujar Surina.

Baca Juga: Anthony Prabowo Susilo: Kunci Sukses Mal Paradise Indonesia Adalah Menciptakan Destinasi, Bukan Sekadar Tempat Belanja

Konsep “The Oase of Semarang” dan Keunggulan Arsitektur


23 Semarang Shopping Center tampil beda dengan mengusung posisi sebagai “The Oase of Semarang”. Proyek ini bahkan sukses menyabet penghargaan “Best Retail Architectural Design” pada ajang 10th PropertyGuru Indonesia Property Awards tahun 2024. Desainnya lahir dari inspirasi seamlessness of nature, yang menghadirkan transisi halus antara ruang interior dan eksterior melalui elemen lanskap hijau yang mengalir. Area “Downtown Park” menjadi jantung kawasan ini, sebuah taman rimbun yang berfungsi sebagai ruang sosial terbuka bagi masyarakat untuk kembali terhubung dengan alam di tengah lingkungan kota yang padat.

Konsep ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengalaman belanja konvensional, tetapi juga sebagai pusat aktivasi komunitas dan ruang publik kolaboratif. Dengan memadukan elemen cahaya alami dan suasana yang hidup dari pagi hingga malam, 23 Semarang menawarkan ekosistem gaya hidup yang dinamis. Mal ini diproyeksikan menjadi destinasi favorit bagi keluarga muda, profesional urban, hingga komunitas kreatif di metropolitan Semarang dan sekitarnya.

Dampak Ekonomi dan Kehadiran Brand Eksklusif Pertama

Daya tarik utama dari 23 Semarang adalah kehadiran kurasi tenant internasional dan nasional yang sangat eksklusif. Untuk pertama kalinya di Semarang, masyarakat kini bisa mengakses gerai dari jenama populer seperti Pop Mart, Chagee, HOKA, Under Armour, Salomon, dan ChaTraMue. Tak hanya itu, hadir pula gerai flagship terbesar di Jawa Tengah untuk merek-merek global seperti Nike dan Adidas. Sisi kuliner pun tak kalah menarik dengan kehadiran Eateria, salah satu food court terbesar dengan pilihan menu yang beragam.

Baca Juga: Antasari Place Laris Manis, Penjualan Apartemen Dongkrak Kinerja Finansial INPP

Operasional kawasan ini dipercayakan kepada Cornerstone Indonesia. Perwakilan Cornerstone Indonesia, Dian Widiyanti, menekankan bahwa fokus mereka adalah menciptakan ekosistem yang terkoneksi dengan komunitas.

“23 Semarang kami hadirkan bukan sekadar pusat perbelanjaan tetapi sebuah lifestyle sanctuary yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ruang yang lebih terbuka, hangat, dan terkoneksi dengan alam maupun komunitas yang akan terus berkembang bersama masyarakat Semarang. Fokus pengelolaan kami adalah memastikan kawasan ini menjadi destinasi yang aktif dan relevan,” jelas Dian Widiyanti.

Sinergi antara pembangunan yang visioner dan manajemen yang profesional diharapkan mampu memperkuat daya tarik investasi Kota Semarang sebagai pusat ekonomi baru di Jawa Tengah.