RP – PT Hutama Karya (Persero) akan melakukan pengalihan lalu lintas sementara di Ruas Sp Palas–Batas Kota Pekanbaru KM 17+500 seiring kelanjutan pembangunan Jembatan Overpass STA 203+279 pada Proyek Tol Lingkar Pekanbaru yang menghubungkan Pekanbaru menuju Minas.
Pengalihan jalur dilakukan dalam dua tahap, yakni uji coba pada 6–7 Januari 2026, kemudian pengalihan penuh dari jalan eksisting ke jalur detour mulai 8 Januari hingga 18 September 2026. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung.
Pengalihan Jalur untuk Keselamatan dan Kelancaran Proyek
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas merupakan langkah mitigasi agar aktivitas konstruksi berjalan aman dan terkendali.
Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Riau Kementerian Perhubungan, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Satlantas Polres Kampar, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Kementerian Pekerjaan Umum, serta Dinas Perhubungan Provinsi Riau.
Baca Juga: Banjir Sumut: Hutama Karya Kebut Pemulihan Fasilitas Publik Pascabencana di 11 Daerah
Jalur detour ditempatkan di sisi jalan eksisting dan dilengkapi rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya. Petugas pengatur lalu lintas juga disiagakan di sejumlah titik krusial untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar. Selain itu, sosialisasi pengalihan jalur dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi agar informasi dapat diterima masyarakat secara luas.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama.
Bagian dari Pengembangan Tol Trans Sumatra
Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang sekitar 30,5 kilometer merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra pada koridor Pekanbaru–Rengat. Ruas ini akan terhubung langsung dengan Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Tol Pekanbaru–Dumai.
Keberadaan Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan mampu mengurai kemacetan di wilayah perkotaan sekaligus memperlancar arus logistik menuju kawasan industri di Provinsi Riau. Setelah beroperasi penuh, waktu tempuh dari kawasan Panam menuju Kubang Raya atau Bangkinang diperkirakan dapat dipangkas dari sekitar 60 menit menjadi 20–25 menit.
Baca Juga: Hadiri Natal Nasional 2025, Prabowo dan Maruarar Sirait Tekankan Pesan Damai
Sebagai informasi tambahan, masyarakat dapat memantau pembaruan pengaturan lalu lintas dan progres proyek melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya di media sosial.

