Laba Bersih Melesat 33,3 Persen, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) Jaga Momentum Pertumbuhan 2026

Semester I 2026, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI/ACES) cetak laba Rp390,3 miliar (naik 33,3%) dan perkuat ekspansi ritel AZKO serta NEKA.

1789093258938_1fac370f-24e9-419e-8939-934cc109eec2

RubrikProperti.com – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (IDX: ACES)—perusahaan multi-brand ritel terkemuka yang menaungi AZKO, ATARU, Pendopo, dan NEKA, serta Toys Kingdom sebagai merek dari anak usaha Perseroan—memaparkan perkembangan kinerja cemerlang dan strategi ekspansinya dalam ajang Public Expose Live 2026 yang digelar PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperingati HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia.

Sepanjang Semester I 2026, AHI membukukan performa keuangan yang sangat solid. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, rincian pencapaian kinerjanya meliputi:

  • Laba Bersih: Membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp390,3 miliar, melonjak 33,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Penjualan Bersih: Tumbuh 6,3% secara year-on-year (YoY) menyentuh angka Rp4,5 triliun.
  • SSSG (Same Store Sales Growth): Tercatat di level 2,2% hingga Juni 2026.

Pertumbuhan impresif tersebut didorong oleh peningkatan produktivitas toko, kedisiplinan pengelolaan biaya operasional, pengembangan jaringan ritel secara selektif, serta penguatan relevansi produk dengan pengalaman berbelanja konsumen.

Momentum positif ini berlanjut hingga Juli 2026, di mana SSSG year-to-date (YTD) berada di angka 2,0% dan pertumbuhan penjualan mencapai 6,5% YoY. Capaian ini masih berada di jalur target Perseroan untuk tahun penuh 2026, yakni target SSSG di kisaran 2–4% dan pertumbuhan penjualan 6–8%.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, mengungkapkan apresiasinya atas solidnya fundamental bisnis perseroan.

“Kinerja yang kami capai memberikan fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan ke depan. Kami melihat masih terdapat peluang untuk terus meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan bisnis secara selektif, serta memperkuat relevansi kami dengan kebutuhan pelanggan. Dengan tetap menjaga disiplin dalam pengelolaan bisnis dan investasi, kami optimis dapat menangkap peluang tersebut secara terukur dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Gregory.

Baca Juga: Peringati Hapelnas 2026, Direksi Bank BSN Turun Langsung Sapa Nasabah Loyal

Ekspansi Terukur dan Investasi Belanja Modal (CapEx)

Sejalan dengan potensi serapan pasar yang dinamis, AHI menargetkan pembukaan 25–30 toko AZKO dan 40–50 toko NEKA baru sepanjang tahun 2026. Hingga Agustus 2026, ekspansi tersebut telah terealisasi melalui pembukaan 15 toko AZKO dan 16 toko NEKA yang disebar secara selektif berdasarkan analisis potensi pasar dan kesiapan operasional.

Guna menopang ekspansi masif ini, Perseroan mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure / CapEx) sebesar Rp400–450 miliar pada 2026. Hingga akhir Semester I, realisasi penyerapan CapEx telah mencapai Rp91 miliar, yang diprioritaskan untuk pembukaan gerai baru dan renovasi toko-toko existing, sejalan dengan rencana akselerasi investasi yang digenjot pada Semester II-2026.

Penguatan Omnichannel, AI, dan Customer Engagement

Transformasi digital dan efisiensi operasional terus diperkuat melalui integrasi kanal offline dan digital. Melalui jenama AZKO, strategi omnichannel diwujudkan lewat layanan Scan & Shop, Scan & Go, program membership ruparupa rewards, hingga live shopping yang kini aktif di empat toko AZKO.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) juga diintegrasikan untuk menaikkan standar pengalaman pelanggan, mulai dari personalisasi rekomendasi produk, visual search, hingga chatbot yang sigap melayani kebutuhan informasi konsumen secara instan.

Interaksi langsung dengan pelanggan (customer engagement) juga diperluas melalui partisipasi di Pekan Raya Jakarta (PRJ), siaran radio interaktif, hingga keterlibatan dalam komunitas olahraga seperti padel, lari, dan yoga. Kehadiran booth jenama khusus (home brand) Kindla di ajang Mom & Baby Expo turut memperluas jangkauan pasar yang relevan bagi keluarga muda.

Komitmen Keberlanjutan (ESG) dan Pengakuan Industri

Komitmen AHI terhadap prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance / ESG) dibuktikan melalui penerapan prinsip sustainable sourcing. Produk-produk yang dipasarkan mengacu pada standar global seperti Forest Stewardship Council (FSC), Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), Ecolabel, Environmental Product Declaration (EPD), dan Global Recycled Standard (GRS).

Inisiatif nyata lainnya diwujudkan lewat program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik) serta kampanye “Berbagi Cahaya” melalui donasi lampu LED hemat energi demi menekan emisi karbon.

Konsistensi ini membuahkan hasil manis ketika AHI dianugerahi penghargaan Best Innovation in Circular Economy Implementation dengan predikat Very Good dalam ajang Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026. Berkat komitmen ini, MSCI ESG Rating AHI juga terkerek naik menjadi peringkat BBB per 1 Juni 2026 (dari sebelumnya BB).

Baca Juga: 16 Tahun Berturut-turut! AZKO Buktikan Konsistensi Jadi Brand Pilihan Pelanggan Indonesia

Prestasi korporasi ini turut disempurnakan dengan raihan trofi Big Store Retail of the Year dari ajang HARMONI (Hari Ritel Modern Indonesia) Award 2026 yang diinisiasi oleh HIPPINDO bersama PwC Indonesia dan diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si.

Selain itu, AZKO juga kembali mengukuhkan dominasinya dengan menyabet penghargaan Service Quality Award 2026 untuk kategori Hardware and Home Decoration Store (Offline Purchase Experience) yang diraih 16 tahun berturut-turut dari lembaga riset CARRE CX.

“Berbagai pengakuan ini menjadi dorongan bagi manajemen untuk terus memastikan setiap langkah pertumbuhan tidak hanya memperbesar skala bisnis, tetapi juga meningkatkan produktivitas, memperkuat fundamental, menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Gregory.