Dedikasi pada Lingkungan, BSD City Sediakan 30 Persen Lahan untuk Ruang Terbuka Hijau

0

Menjawab tantangan urbanisasi dan krisis iklim, Sinar Mas Land terus memperkuat komitmen green living di BSD City. Mengalokasikan 30% areanya untuk ruang terbuka hijau, BSD City kini menjadi tolok ukur kota berkelanjutan yang diakui secara global.

large_Foto_1_BSD_City_Green_Living_f15914ccad

RubrikProperti.com – Di tengah tantangan urbanisasi dan krisis iklim global, konsep green living telah menjadi tolok ukur utama keberhasilan kota modern. Saat kota-kota di seluruh dunia berlomba menghadirkan solusi berkelanjutan, di Indonesia, Sinar Mas Land turut mengambil peran strategis melalui pengembangan BSD City.

Kawasan ini tidak hanya mengikuti tren kota berkelanjutan, tetapi juga berupaya menetapkan standar baru dalam perencanaan township modern yang terintegrasi dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Dengan pendekatan holistik yang menggabungkan Ruang Terbuka Hijau (RTH), infrastruktur ramah lingkungan, serta inovasi teknologi, BSD City kini dipandang sebagai benchmark urban planning yang relevan secara nasional dan mulai diperhitungkan di tingkat internasional.

Komitmen tersebut tecermin dalam berbagai inisiatif yang telah dijalankan perusahaan saat ini. BSD City telah mengimplementasikan program pengelolaan air, pengelolaan sampah, pemanfaatan energi terbarukan, serta pembangunan gedung hijau bersertifikasi.

Berdasarkan laporan Sustainability Report PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tahun 2024, komitmen ini secara kuantitatif mencakup penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 7,78 persen melalui energi terbarukan, daur ulang air lebih dari 362.094 meter kubik, penggunaan material hijau sebesar 35,73 persen dalam proyek residensial, dan penanaman lebih dari 11.333 pohon.

Dengan luas lebih dari 6.000 hektare, mega-township ini menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, dan lebih dari 30 persen areanya dialokasikan sebagai ruang hijau publik. Fasilitas tersebut termasuk Serbaraja Toll Park, Green Connector, BSD Urbanatura, serta Taman Kota 1 & 2 BSD yang berfungsi sebagai paru-paru kota, hingga puluhan taman luas yang tersebar di berbagai klaster hunian maupun komersial.

Baca Juga: Gandeng Monash University, Sinar Mas Land Siap Bangun Pusat Kecerdasan Buatan di BSD City

Ruang Terbuka Hijau Menjadi Fondasi Green Living

Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan, “Ruang terbuka hijau merupakan fondasi utama dalam menciptakan kualitas hidup yang berkelanjutan. Di tengah tekanan urbanisasi dan tantangan perubahan iklim, kualitas lingkungan akan menjadi faktor penentu bagi masa depan kota dan masyarakatnya.”

“Oleh karena itu, di BSD City, kami menempatkan RTH serta infrastruktur hijau sebagai inti dari perencanaan kota yang terintegrasi, mudah diakses, dan relevan dalam mendukung penerapan green living. Komitmen ini sejalan dengan visi pemerintah tentang penataan ruang yang menargetkan proporsi Ruang Terbuka Hijau sebesar 30% dari total luas wilayah kota. Kehadiran area hijau dan berbagai inisiatif green living di BSD City tidak hanya memperkuat kualitas ekosistem dan menghadirkan udara yang lebih bersih, tetapi juga membangun ekosistem kota modern yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat secara luas,” ujar Herry.

Sebagai mega-township yang terus berkembang, kawasan ini memiliki BSD Urbanatura yang sebelumnya dikenal dengan nama Green Pathway. Dibangun di atas lahan seluas 120.000 meter persegi, RTH multifungsi tersebut menggabungkan vegetasi Sungai Cijantra ke dalam infrastruktur perkotaan.

BSD Urbanatura yang terletak berdampingan dengan Eastvara Mall ini akan mengintegrasikan sistem pengelolaan air modern seperti lahan basah, kolam retensi, dan koridor hijau dalam satu kawasan. Kehadirannya tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru hijau bagi BSD City, tetapi juga sebagai koridor penting yang menghubungkan kehidupan urban dengan elemen alam.

Implementasi konsep green living di BSD City juga tecermin dalam aktivitas sehari-hari masyarakat melalui pengembangan ekosistem kota yang mendukung mobilitas dan gaya hidup berkelanjutan. Kawasan ini dilengkapi dengan jalur sepeda yang terhubung antarkawasan, shuttle bus listrik BSD Link, serta pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang mendorong penggunaan transportasi publik guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Infrastruktur Berkelanjutan dan Komunitas Aktif

BSD City terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai infrastruktur ramah lingkungan seperti sistem drainase modern, rainwater harvesting, dan program pengelolaan sampah berbasis komunitas. Hal ini memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan.

Salah satu komunitas yang aktif adalah BSD Running Buddies, yang para anggotanya memanfaatkan tata kota hijau untuk berolahraga rutin sekaligus membangun interaksi sosial yang sehat. Kehadiran komunitas ini menunjukkan bahwa green living tidak hanya menyoal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang membangun gaya hidup sehat dan kolaboratif.

Ketua Komunitas BSD Running Buddies, Sandy Terisno, menyampaikan, “BSD City mendukung komunitas kami karena ketersediaan ruang terbuka hijau yang luas dan tata kota yang teratur sehingga para sports enthusiasts merasa nyaman, tidak hanya untuk berlari atau jogging, tetapi juga untuk bertemu dan tumbuh bersama sebagai komunitas.”

“Sejak berdiri pada tahun 2015, BSD Running Buddies kini telah memiliki 120 anggota terdaftar yang berasal dari BSD City dan kawasan sekitarnya. Pertumbuhan komunitas ini juga didukung oleh infrastruktur BSD City yang memudahkan pelari, baik pemula maupun profesional, untuk berlatih secara rutin. Terlebih, kini semakin banyak pilihan area lari seperti BSD Urbanatura di Eastvara Mall yang berkembang menjadi destinasi favorit baru bagi para pelari,” tambahnya.

Baca Juga: Transformasi Layanan Pelanggan, SILVIA dan OneSmile Bawa Sinar Mas Land Raih Penghargaan Asia

Diakui di Tingkat Internasional

Upaya berkelanjutan yang dilakukan BSD City turut memperoleh berbagai pengakuan di tingkat internasional. Pada akhir 2025, BSD City meraih penghargaan Outstanding Achievement in Sustainable Development dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Kawasan residensial NavaPark di BSD City juga berhasil meraih Platinum Greenship Neighborhood Certification dari GBCI (2022) dan Sustainable Residential Development Indonesia dari Asia Pacific Property Awards (2026).

Penghargaan ini diberikan melalui penilaian ketat pada aspek ekologi, transportasi, konservasi air, pengelolaan sampah, efisiensi energi, hingga inovasi berkelanjutan. Di sektor perkantoran, Green Office Park (GOP) juga telah tersertifikasi sebagai green district dan green building dari Building and Construction Authority (BCA) Singapore serta GBCI. Sertifikasi tersebut mencerminkan penerapan berbagai prinsip keberlanjutan, mulai dari penggunaan bangunan hijau, emisi karbon rendah, penghematan energi, pengelolaan sumber air, pengelolaan limbah, hingga pengurangan plastik.

Dengan pendekatan holistik terhadap praktik berkelanjutan tersebut, pengembangan BSD City konsisten mengusung prinsip “Building for a Better Future” demi menghadirkan lingkungan yang lebih baik. Kehadiran ruang terbuka hijau, infrastruktur berkelanjutan, komunitas yang aktif, serta sertifikasi internasional kian menegaskan peran BSD City sebagai township modern yang adaptif terhadap kebutuhan masa kini sekaligus membangun masa depan kota yang lebih hijau.

Lebih dari itu, BSD City kini telah menjadi rujukan bagi kota-kota lain di Indonesia dan diperhitungkan sebagai model urban planning berkelanjutan di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *