Agung Intiland Luncurkan Luxima Bizhub: Gudang ‘4 in 1’ Multifungsi, Solusi E-commerce Terbaik di Utara Jakarta
Menanggapi pertumbuhan pesat e-commerce Indonesia, Agung Intiland meluncurkan Luxima Bizhub, klaster gudang inovatif di Laksana Business Park, kawasan industri seluas 1.200 hektare di utara Jakarta.
RP – Pertumbuhan pesat ekonomi digital Indonesia, yang diperkirakan mencapai $65 miliar (Rp1.026,1 triliun) pada tahun 2024 didorong oleh sektor e-commerce, mendorong pengembang kawasan industri Agung Intiland melakukan inovasi signifikan. Menanggapi tren kebutuhan gudang multifungsi yang masif, Agung Intiland meluncurkan klaster terbaru, Luxima Bizhub, di dalam kawasan terpadu andalannya, Laksana Business Park.
Konsep Gudang 4 in 1: Efisiensi Maksimal untuk Bisnis E-commerce
Luxima Bizhub hadir dengan konsep revolusioner Gudang 4 in 1, yang memungkinkan aktivitas hunian, kerja, dan berjualan dilakukan dalam satu atap yang sama. Konsep multifungsi ini secara efektif meningkatkan efisiensi operasional serta memangkas biaya dan waktu bagi para pelaku usaha.
“Tren terkini menunjukkan bahwa pelaku industri semakin punya banyak preferensi dalam mengincar unit gudang. Paling banyak dibutuhkan adalah konsep multifungsi guna meningkatkan efisiensi operasional,” jelas Paberd Leonard Hutagaol, Direktur Utama Agung Intiland. “Luxima Bizhub sangat ideal untuk pengusaha awal (startup) dan menengah,” tambahnya, mengingat harganya yang terjangkau mulai Rp1,9 miliar.
Lokasi Strategis di Pusat Pertumbuhan Utara Jakarta
Laksana Business Park menempati lahan seluas 1.200 hektare, menjadikannya kawasan industri dan pergudangan terbesar di sisi utara Kabupaten Tangerang dan sisi barat Jakarta.
Keunggulan lokasi:
- Dekat PIK 2 (Pantai Indah Kapuk 2).
- Akses mudah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
- Didukung rencana infrastruktur dan tol yang akan datang.
Faktor-faktor ini menjadikan Laksana Business Park, khususnya klaster Luxima Bizhub, sebagai pilihan terbaik untuk mengembangkan bisnis e-commerce dan logistik yang membutuhkan kecepatan distribusi. Kawasan ini telah mengantongi Perizinan Berusaha Risiko Kawasan Industri dan terdaftar di Kemenperin, siap mengakomodir berbagai skala industri.
Komitmen Pengembangan Kota Mandiri dan Keberlanjutan
Optimisme pasar terhadap Agung Intiland terbukti dari keberhasilan penjualan proyek sebelumnya. Laksana Business Park 1 telah sold out 100%, dan Laksana Business Park 2 telah ludes 90% sejak diluncurkan.
Ke depannya, Agung Intiland memiliki visi besar untuk mengembangkan kawasan seluas 1.200 hektare menjadi kota mandiri dengan konsep one-stop living. Rencana tersebut mencakup pembangunan fasilitas hunian, komersial, pendidikan, kesehatan, dan penunjang lain yang terintegrasi.
Pengembangan Agung Intiland juga sejalan dengan Rencana Induk Pembangunan Nasional, menunjukkan komitmen kuat terhadap properti berkelanjutan dan dukungan terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% pada tahun 2025. Dengan inovasi berkelanjutan seperti Luxima Bizhub, Agung Intiland berupaya menghadirkan nilai ekonomi optimal sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial.
