Ditopang Efisiensi Pabrik, Penjualan Bata Ringan BLES Tembus Rp1,4 Triliun
Laba bersih PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) meroket 484 persen pada Kuartal III-2026. Penjualan bata ringan tembus Rp1,4 triliun berkat optimalisasi pabrik.
RubrikProperti.com – PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan berskala nasional dengan merek dagang Blesscon dan Superiore Block, sukses mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan hingga Kuartal III-2026.
Perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp1,4 triliun, meningkat 31 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kenaikan ini mendorong laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meroket hingga Rp284 miliar, tumbuh pesat 484 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan kinerja keuangan tersebut ditopang oleh meningkatnya permintaan pasar terhadap produk bata ringan, ekspansi kapasitas produksi secara berkelanjutan, serta optimalisasi utilisasi pabrik. Di sisi lain, Perseroan terus mengasah efisiensi operasional guna mendukung pertumbuhan profitabilitas jangka panjang.
Direktur PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), Andrew, menjelaskan bahwa capaian impresif ini merupakan buah dari strategi matang perusahaan dalam memaksimalkan aset produksinya.
“Pertumbuhan penjualan dan laba hingga Kuartal III-2026 mencerminkan upaya Perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi dan memanfaatkan jaringan fasilitas yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, meningkatnya permintaan bata ringan turut mendukung kinerja Perseroan, sehingga kami terus memastikan kesiapan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Andrew.
Baca Juga: Kebut Program 3 Juta Rumah, Kementerian PKP Ajak Bank Swasta dan BPD Salurkan KUR Perumahan
Kinerja Operasional dan Efisiensi Energi
Dari sisi kinerja operasional, BLES menorehkan tren positif yang selaras dengan fundamental keuangannya. Berikut adalah sorotan operasional Perseroan selama sembilan bulan pertama tahun 2026:
- Volume Produksi: Mencapai 2.902.730 meter kubik (m³), naik 10 persen dibandingkan 2.649.455 m³ pada periode yang sama tahun lalu.
- Tingkat Utilisasi: Pemanfaatan pabrik meningkat menjadi 69 persen, lebih tinggi dibandingkan 63 persen pada Kuartal III-2025.
- Efisiensi Energi: Memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas terpasang mencapai 4.362 kWp. Langkah ini memperkuat komitmen Perseroan terhadap praktik operasional hijau dan ramah lingkungan.
Saat ini, BLES mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri bata ringan Indonesia. Kapasitas produksinya mencapai sekitar 5,6 juta m³ per tahun, yang dipasok langsung dari enam fasilitas produksi modern di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat daya saing melalui pengembangan bisnis yang terukur dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. Kami optimistis, dengan fondasi bisnis yang kuat dan konsistensi menjalankan strategi, BLES dapat menjaga relevansi produk serta menangkap peluang pertumbuhan di Indonesia, mengingat tingkat penggunaan bata ringan sebagai produk substitusi bata merah masih relatif rendah,” tutup Andrew.
