Perkuat Industri Hijau, Penggunaan Sekam Padi di SIG Pabrik Tuban Tembus 400 Ton per Hari

Dukung Net Zero Emission, PT Semen Indonesia (SIG) optimalkan 400 ton sekam padi per hari sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tuban.

foto-2-56

RubrikProperti.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus membuktikan komitmen keberlanjutannya dengan mengoptimalkan penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen di Pabrik Tuban, Jawa Timur.

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata upaya perusahaan untuk menekan ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mereduksi emisi karbon secara signifikan. Adapun ragam jenis biomassa yang dimanfaatkan saat ini meliputi sekam padi, cocopeat (serbuk halus sabut kelapa), bonggol jagung, serbuk gergaji, hingga ampas tebu.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan bahwa pemanfaatan biomassa dalam rantai produksi ini sangat sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030. Peta jalan tersebut berperan sebagai panduan strategi sekaligus indikator keberlanjutan untuk mewujudkan industri hijau dan menyokong target emisi nol bersih (Net Zero Emission).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penggunaan biomassa jenis sekam padi di SIG Pabrik Tuban saat ini menempati posisi pertama. Porsi konsumsinya menjadi yang terbesar, mencapai angka 400 ton per hari. Kebutuhan masif tersebut dipasok langsung dari para petani serta 10 perusahaan penggilingan padi yang tersebar di wilayah Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

”Penggunaan biomassa membantu perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif yang andal untuk kelancaran operasi sekaligus memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi. Di saat yang bersamaan, langkah strategis ini turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya mendongkrak kesejahteraan para petani dan pelaku usaha penggilingan padi lokal,” papar Indrieffouny Indra.

Baca Juga: Perluas Akses Pembiayaan Sektor Informal, BP Tapera dan MUI Sinergi Wujudkan Rumah Subsidi bagi Dai dan Guru Ngaji

Berdayakan Pemasok Lokal

Dampak positif dari inisiatif ekonomi sirkular ini diakui langsung oleh rantai pasok di tingkat akar rumput. Salah satu mitra pemasok sekam padi utama ke SIG Pabrik Tuban adalah PT Pionir Nusantara Sukses.

Direktur Pionir Nusantara Sukses, Irsan Yanuardi, menjelaskan bahwa setiap bulannya perusahaan mampu memasok sekitar 2.500 hingga 3.000 ton sekam padi ke SIG Pabrik Tuban. Limbah organik dari hasil penggilingan padi tersebut mayoritas dihimpun dari para pengepul di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro, bahkan sebagian diserap langsung dari tangan petani.

Sejak awal tahun 2025 hingga saat ini, total akumulasi sekam padi yang telah sukses dipasok oleh Pionir Nusantara Sukses ke SIG Pabrik Tuban telah menyentuh angka sekitar 20.000 ton.

Menurut Irsan, pendapatan dari usaha pengumpulan dan pemasokan sekam padi ini secara rata-rata menunjukkan tren peningkatan yang menjanjikan. Meskipun demikian, dalam praktiknya di lapangan, ia mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan yang membuat omzet berfluktuasi, seperti anomali cuaca yang dapat memengaruhi tingkat kualitas dan ketersediaan sekam itu sendiri.

Lebih jauh, Irsan menegaskan bahwa hingga saat ini perusahaannya mendedikasikan seluruh pasokan sekam padinya secara eksklusif hanya untuk SIG Pabrik Tuban.

“Kami sangat nyaman, karena koordinasinya berjalan dengan sangat baik, mulai dari proses penerimaan barang di pabrik sampai dengan urusan pembayaran yang terbilang selalu lancar. Kami berharap kerja sama yang saling menguntungkan ini bisa terus berlanjut ke depannya,” pungkas Irsan Yanuardi.