Foto: ai generated

RP – Kamar mandi sering disebut sebagai salah satu area paling rawan kecelakaan di dalam rumah. Penyebab utamanya? Lantai kamar mandi licin yang dapat mengakibatkan siapa saja, terutama anak-anak dan lansia, terpeleset dan cedera serius.

Sisa sabun, sampo, lumut, dan genangan air adalah faktor utama yang membuat permukaan keramik menjadi sangat licin. Namun, jangan khawatir, ada berbagai solusi praktis untuk mengatasi masalah ini.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah 5 cara ampuh agar lantai kamar mandi tidak licin dan tetap aman bagi seluruh anggota keluarga.

1. Rajin Membersihkan Sisa Sabun dan Lumut

Penyebab paling umum lantai licin adalah penumpukan sisa sabun dan kotoran yang mengering, serta tumbuhnya lumut di area yang lembap.

Sisa sabun ini membentuk lapisan film tipis yang tidak terlihat namun sangat licin saat terkena air. Solusinya adalah membersihkan lantai kamar mandi secara rutin, setidaknya seminggu sekali, menggunakan sikat dan cairan pembersih khusus. Pastikan untuk membilasnya hingga benar-benar bersih dan kesat.

2. Gunakan Karpet Anti-selip (Anti-Slip Mat)

Ini adalah solusi termudah dan tercepat. Letakkan karpet anti-selip berbahan karet di area-area strategis yang sering basah, seperti di bawah shower atau di depan pintu kamar mandi.

Pilih karpet yang memiliki suction cup (karet penempel) di bagian bawahnya agar karpet tidak bergeser saat diinjak. Karpet ini memberikan pijakan yang kokoh dan mencegah kaki kontak langsung dengan lantai keramik yang licin.

3. Aplikasikan Cairan atau Pelapis Anti-selip

Jika Anda tidak ingin repot dengan karpet, menggunakan cairan pelapis anti-selip bisa menjadi pilihan. Cairan ini bekerja secara kimiawi untuk menciptakan tekstur mikroskopis yang kasar pada permukaan keramik.

Cara penggunaannya pun mudah, cukup disemprotkan atau dioleskan ke lantai yang sudah bersih, didiamkan beberapa saat, lalu dibilas. Lapisan ini biasanya transparan sehingga tidak merusak estetika keramik dan bisa bertahan hingga beberapa bulan.

4. Memilih Keramik dengan Tekstur Kasar (Matte)

Jika Anda sedang dalam tahap renovasi atau membangun rumah baru, pemilihan material sangat krusial. Hindari penggunaan keramik yang mengilap (glossy) untuk area basah.

Pilihlah keramik khusus kamar mandi yang memiliki rating anti-selip yang baik, atau cari keramik dengan permukaan bertekstur kasar dan finishing matte (tidak mengilap). Tekstur ini memberikan daya cengkeram yang jauh lebih baik pada kaki, bahkan saat lantai dalam kondisi basah.

5. Pastikan Ventilasi Udara Baik dan Segera Keringkan

Lantai yang terus-menerus basah atau lembap akan lebih cepat licin dan berlumut. Pastikan kamar mandi Anda memiliki ventilasi yang baik, seperti exhaust fan atau jendela yang memadai.

Selain itu, biasakan untuk segera mengeringkan lantai yang basah setelah selesai digunakan. Gunakan wiper lantai (penyerok air) untuk mengarahkan air ke lubang pembuangan. Semakin cepat lantai kering, semakin kecil risiko terpeleset.

Menjaga lantai kamar mandi agar tidak licin adalah investasi penting untuk keselamatan keluarga. Dengan kombinasi perawatan rutin dan solusi anti-selip yang tepat, Anda dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman.