RP – Sinar Mas Land menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional dengan menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2026 di BSD City melalui Seminar Nasional bertema “Menakar Daya Ungkit KEK ETKI Banten sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru”.

Kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Seminar dibuka oleh Andra Soni, Gubernur Banten, dan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Edwin Manansang (Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus), Asnawi Abdullah (Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kementerian Kesehatan), Iwan Hermawan (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten), serta Lindawaty Chandra (Kepala BUPP KEK ETKI Banten).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Maesyal Rasyid (Bupati Tangerang), Benyamin Davnie (Wali Kota Tangerang Selatan), Maryono Hasan (Wakil Wali Kota Tangerang), serta Broto (Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Banten).

Baca Juga: Stasiun Jatake BSD City Diresmikan, Kolaborasi Sinar Mas Land, Kemenhub & KAI

KEK ETKI Banten sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan bahwa KEK ETKI Banten merupakan Kawasan Ekonomi Khusus terbaru di Provinsi Banten sekaligus KEK pertama di Indonesia yang secara khusus mengintegrasikan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan dalam satu kawasan terpadu di BSD City, Kabupaten Tangerang.

“KEK ETKI Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi, pengembangan ekonomi digital, teknologi terapan, pendidikan internasional, layanan kesehatan modern, serta industri kreatif, sekaligus menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional,” ujar Andra Soni. Pemerintah Provinsi Banten berharap seminar ini menghasilkan masukan strategis dari seluruh pemangku kepentingan terkait pengembangan KEK ETKI Banten sebagai proyek strategis nasional.

Sementara itu, Edwin Manansang menekankan bahwa momentum Hari Pers Nasional menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pers dalam mengawal transformasi ekonomi nasional. Ia menyampaikan bahwa hingga awal 2026, realisasi investasi KEK ETKI Banten telah mencapai sekitar Rp1,19 triliun dengan penyerapan tenaga kerja awal sebanyak 836 orang, serta target investasi jangka panjang hingga Rp18,8 triliun. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan insentif yang kompetitif, KEK ETKI Banten diharapkan mampu menarik investasi berkualitas dan mempercepat transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Lindawaty Chandra menambahkan bahwa peringatan Hari Pers Nasional menjadi refleksi penting untuk terus mendorong transparansi informasi dan literasi publik terkait pembangunan KEK ETKI Banten. Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, KEK ETKI Banten menawarkan berbagai insentif fiskal, termasuk tax holiday atau tax allowance, pembebasan PPN, bea masuk, dan cukai, serta insentif nonfiskal berupa kemudahan perizinan, birokrasi, imigrasi, dan kelancaran lalu lintas barang serta tenaga kerja.

Baca Juga: Royal Key 2026: Sinar Mas Land Mudahkan Kepemilikan Properti Bernilai Jangka Panjang

KEK ETKI Banten, yang juga dikenal sebagai D-HUB SEZ (Special Economic Zone), merupakan kawasan seluas 59,68 hektare di BSD City yang berfokus pada sektor edukasi, teknologi, kesehatan, dan industri kreatif. Kawasan ini dikembangkan sebagai ekosistem terintegrasi yang menghubungkan institusi pendidikan sebagai pemasok talenta dengan sektor industri sebagai pencipta lapangan kerja baru, sehingga mendorong aliran pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan.