RP – Pengembang properti PT Panahome Deltamas Indonesia meresmikan gedung marketing gallery terbaru sebagai bagian dari komitmen pengembangan kawasan SAVASA Kota Deltamas. Peresmian ini menegaskan optimisme perusahaan terhadap prospek hunian dan komersial di Kota Deltamas yang terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Dari sisi makro, kawasan timur Jakarta masih menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Hal ini ditopang oleh konsentrasi kawasan industri, peningkatan konektivitas, stabilnya permintaan tenaga kerja produktif, serta status sebagai Proyek Strategis Nasional. Hingga triwulan III 2025, realisasi investasi di Kabupaten Bekasi tercatat mencapai sekitar Rp61,8 triliun, menjadikannya daerah dengan capaian investasi tertinggi di Jawa Barat.
Secara mikro, perkembangan SAVASA telah membentuk ekosistem hunian terpadu yang mengintegrasikan fungsi residensial, pendidikan, dan komersial dalam satu kawasan. Ekosistem ini mendorong meningkatnya kebutuhan ruang usaha yang adaptif terhadap aktivitas penghuni, memiliki daya tahan bisnis, serta potensi imbal hasil jangka panjang yang berkelanjutan.
Ke depan, SAVASA terus dikembangkan melalui perencanaan kawasan yang matang dengan menghadirkan berbagai fasilitas unggulan, mulai dari area hijau dan taman tematik sebagai ruang interaksi warga, hingga penguatan area komersial strategis seperti CO Square dan SAVASA Point. Seluruh pengembangan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat nilai kawasan sebagai pusat aktivitas modern yang terintegrasi.
“Memasuki tahun 2026 dengan keyakinan yang kuat, kami melihat permintaan pasar kini tidak hanya berfokus pada hunian, tetapi juga pada aset komersial yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan. SAVASA kami siapkan sebagai kawasan yang siap tumbuh bersama investor,” ujar Taishi Inagaki, Presiden Direktur PT Panahome Deltamas Indonesia.
Dari sisi lokasi, SAVASA memiliki aksesibilitas tinggi dengan jarak sekitar lima menit dari tiga akses tol utama, yakni Gerbang Tol Km 37, Km 42, dan JAPEK Selatan Km 31. Kawasan ini juga berdekatan dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung, sehingga semakin memperkuat daya tariknya bagi penghuni maupun investor.
Baca Juga: Forum Integritas PKP, Menteri Maruarar Tekankan Kerja Superteam Tanpa Korupsi
CO Square Siap Menjadi Target Utama Investor
Dalam momentum awal tahun, Panahome Deltamas menempatkan CO Square sebagai produk komersial unggulan dengan positioning utama sebagai instrumen investasi properti di kawasan CBD Deltamas. CO Square merupakan satu-satunya ruko di kawasan ini yang mengusung konsep alfresco dengan desain double fasad, memberikan keunggulan dari sisi visibilitas, fleksibilitas tenant, dan daya tarik konsumen.
Produk ini dikembangkan untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi kawasan. Dengan konsep dan lokasi yang matang, CO Square diyakini mampu memberikan keseimbangan antara yield dan kenaikan nilai aset bagi investor.
“Konsep ini relevan dengan kebutuhan bisnis modern seperti F&B, lifestyle retail, hingga jasa berbasis pengalaman. Dari perspektif investasi, produk kami memiliki sejumlah unique selling point,” jelas Inagaki.
Ia menambahkan, keunggulan tersebut mencakup potensi cash flow yang lebih cepat dibandingkan produk residensial sewa, segmentasi tenant yang luas, daya tahan aset terhadap fluktuasi siklus pasar, serta peluang capital gain seiring pertumbuhan kawasan SAVASA dan Deltamas.
Menuju Perkembangan Pesat di 2026
Pada 2026, SAVASA melanjutkan pengembangan fasilitas kawasan, mulai dari ruang hijau terbuka, lapangan basket di Grande Park, hingga rencana pembangunan musala dan taman tematik empat musim. Pengembangan ini menandai fase kawasan yang semakin mapan dan menjadi faktor penting dalam menurunkan risiko investasi properti.
Baca Juga: Stasiun Jatake BSD City Diresmikan, Kolaborasi Sinar Mas Land, Kemenhub & KAI
Dengan lokasi strategis di Cikarang, SAVASA mencatat tren permintaan hunian yang terus meningkat. Berdasarkan data internal, harga sewa unit rumah di kawasan ini mencapai hingga Rp250 juta per tahun.
“Artinya, investor berpotensi memperoleh passive income hingga Rp250 juta per tahun dari investasi hunian di SAVASA. Kombinasi kawasan yang terus bertumbuh, produk komersial yang tepat sasaran, serta ekosistem pendukung yang kuat menjadi fondasi utama kami dalam membangun kepercayaan investor,” tutup Inagaki.
Pada 2026, SAVASA juga memperkuat identitas kawasannya melalui tagline Smart Lifestyle dengan tiga pilar utama, yakni Smart Quality, Smart Wellness, dan Smart Connection. Konsep ini menghadirkan hunian modern yang mengintegrasikan kualitas bangunan, lingkungan sehat, dan konektivitas kawasan dalam satu ekosistem terpadu, sehingga menjadikan SAVASA sebagai pilihan hunian yang selaras dengan gaya hidup cerdas masa kini.

