RP – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE, mengawali tahun 2026 dengan memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan aset-aset produktif di segmen lifestyle dan hospitality.

Langkah strategis ini dirancang untuk menciptakan recurring income (pendapatan berulang) yang kuat, guna meningkatkan kualitas arus kas serta nilai Perseroan secara berkelanjutan.

Melalui entitas usahanya, Tanrise Property, RISE meluncurkan tiga proyek premium sekaligus yang berlokasi di Taman Dayu, Malang, dan Bali. Ketiga proyek tersebut diproyeksikan memberikan tambahan kontribusi pendapatan konsolidasi sekitar Rp28 miliar per tahun, sehingga memperkokoh struktur finansial Perseroan ke depan.

Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum transformasi RISE menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kami secara konsisten membangun mesin pendapatan berulang melalui proyek-proyek premium yang memiliki potensi jangka panjang. Fokus ini merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat fundamental keuangan sekaligus memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemegang saham,” ujarnya.

Baca Juga: Layanan PELATARAN Dimanfaatkan Masyarakat untuk Urus Pertanahan di Hari Libur

Ekspansi Proyek Strategis

Driving Range Taman Dayu
Menjadi ikon baru dalam ekspansi ini, fasilitas berstandar internasional tersebut dijadwalkan melakukan soft opening pada 18 Maret 2026. Dengan nilai investasi Rp37 miliar, proyek ini dilengkapi Trackman Technology asal Denmark serta sistem fully automatic tee-up, menjadikannya destinasi lifestyle papan atas.

Solaris Villa Malang
Resmi dibuka pada 10 Februari 2026, menghadirkan 14 unit villa eksklusif di kawasan pegunungan Malang. Proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi pendapatan sekitar Rp3 miliar per tahun.

Solaris Villa Bali
Dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Maret 2026 di kawasan strategis pariwisata Bali. Menyasar segmen wisatawan mancanegara dan long-stay traveler, proyek ini diproyeksikan menyumbang pendapatan sekitar Rp5 miliar per tahun.

Realisasi Saham Bonus

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan investor, RISE telah merealisasikan aksi korporasi berupa pembagian saham bonus pada 9 Februari 2026, sesuai hasil RUPS tanggal 8 Januari 2026. Perseroan membagikan saham bonus dengan nilai total Rp525,36 miliar, dengan rasio 25 saham lama berbanding 12 saham bonus. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di bursa.

Baca Juga: Wamen PKP Tekankan Penguatan Data dan Pemenuhan Hunian Layak pada Anugerah Forwapera 2026

Manajemen menegaskan bahwa fluktuasi harga saham yang terjadi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar pasca aksi korporasi dan proses penemuan harga keseimbangan baru. Kondisi tersebut tidak mencerminkan adanya perubahan fundamental Perseroan, yang justru semakin solid seiring diluncurkannya berbagai proyek baru.

“RISE tetap berfokus pada pengembangan bisnis inti dan penyelesaian proyek-proyek strategis lainnya guna memastikan target pertumbuhan tahun 2026 tercapai secara optimal,” tutup Budi Agusti.