RP – Peta properti di kawasan satelit Jakarta kembali bergeser. Setelah sempat menjadi “kawasan favorit masa lalu”, kini Pamulang dan Ciputat di Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mencuri perhatian, khususnya bagi keluarga muda dan pencari hunian pertama (first home buyer).
Kebangkitan ini didorong oleh serangkaian pembangunan infrastruktur vital. Rampungnya ruas Tol Serpong–Cinere (JORR II) dengan exit tol di Pamulang, ditambah rencana strategis perpanjangan jalur MRT Jakarta yang akan menembus Tangsel, secara fundamental mengubah kedua kecamatan ini.
Agus Winardy, CEO PT. Artha Buana Samudera (ABS Land), melihat momentum ini sebagai peluang emas. “Seiring ketersediaan lahan di pusat kota yang menipis dan harga terus naik, Pamulang dan Ciputat menawarkan perpaduan menarik: harga masih rasional, konektivitas makin terbuka, dan lingkungan sosial yang sudah mapan. Kami menyebut dua area ini sebagai kawasan favorit masa lalu yang siap jadi sunrise area dalam waktu dekat,” tegas Agus.
Ananda Terrace: Solusi Hunian 2 Lantai 3 Kamar di Bawah Rp1,5 Miliar
Menanggapi permintaan pasar yang tinggi, ABS Land memperkenalkan Ananda Terrace, proyek hunian terbaru berkonsep rumah dua lantai dengan 3 kamar tidur di kawasan Ciputat. Proyek ini diposisikan sebagai alternatif paling rasional di tengah kenaikan harga properti di kawasan sekitarnya (seperti Bintaro atau Lebak Bulus).
Ananda Terrace dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,1 miliaran. Harga ini dinilai sulit dijumpai untuk spesifikasi rumah 2 lantai dan 3 kamar di kawasan Tangsel yang sudah matang.
“Harga ini tentu sudah sulit dijumpai jika konsumen menyasar perumahan di kawasan Lebak Bulus maupun Bintaro. Mempertimbangkan lokasi perumahan ini, maka soal nilai investasi tentunya tidak perlu dikhawatirkan lagi,” imbuh Agus.
Proyek indent ini rencananya akan memiliki total 101 unit rumah dengan estimasi serah terima dalam tiga bulan. ABS Land memastikan seluruh unit sudah dilengkapi dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang telah pecah.
Dampak Besar MRT Tangsel: Akses ke Jakarta Cuma 10 Menit
Potensi investasi properti di Ciputat dan Pamulang semakin diperkuat oleh kemajuan transportasi massal. Saat ini, kawasan tersebut sudah mendapat nilai tambah dari akses ke:
1. Tol Serpong–Cinere (JORR II).
2. Stasiun KRL Pondok Ranji, Sudimara, dan Jurangmangu (memungkinkan mobilitas ke pusat bisnis Jakarta dalam kurang dari satu jam).
3. Stasiun MRT Lebak Bulus (dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit).
Namun, game changer sesungguhnya adalah rencana ekstensi MRT Jakarta yang merambah Ciputat, Pamulang, dan Serpong. Studi kelayakan rute Lebak Bulus–Serpong dan Ciputat–Pondok Cabe telah rampung.
Agus Winardy memproyeksikan, ketika MRT Tangsel beroperasi (diperkirakan konstruksi fisik dimulai paling cepat 2025), waktu tempuh dari Ananda Terrace ke stasiun MRT terdekat akan terpangkas menjadi kurang dari 10 menit.
“Kehadiran MRT ke area Tangsel akan menjadi nilai tambah tinggi bagi properti seperti Ananda Terrace. Tak cuma soal akses, pastinya nilai properti di kawasan ini akan terkerek naik secara signifikan,” pungkas Agus.
Selain infrastruktur baru, Ciputat dan Pamulang juga diuntungkan oleh statusnya sebagai kawasan yang sudah matang. Berbagai fasilitas publik, mulai dari institusi pendidikan ternama (UIN Syarif Hidayatullah), rumah sakit, hingga pusat perbelanjaan dan pasar tradisional yang terbenahi, menjadikan Pamulang–Ciputat layak menjadi pilihan utama hunian keluarga di Tangerang Selatan.
