Lebih dari Dua Dekade Perjalanan, INPP Konsisten Jaga Komitmen Tambah Aset Setiap Tahun

Rayakan perjalanan 24 tahun, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) perkuat ekspansi 27 aset properti dan luncurkan program CSR Future Maker.

23 Pascal INPP

RubrikProperti.com – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), yang juga dikenal luas sebagai Paradise Indonesia, terus memperkuat fondasi bisnisnya setelah melewati lebih dari dua dekade perjalanan usaha. Selama periode panjang tersebut, INPP secara konsisten menjaga komitmen untuk terus menambah portofolio aset di berbagai kota besar demi memperkuat posisinya di sektor properti dan gaya hidup.

Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, menjelaskan bahwa seiring dengan perayaan hari jadi perusahaan yang ke-24, ekspansi portofolio secara konsisten tetap menjadi bagian krusial dari strategi pertumbuhan.

“Perjalanan pertumbuhan kami didorong oleh komitmen untuk terus berkembang, meningkatkan daya pengsaing, dan menciptakan nilai berkelanjutan di masa depan,” urai Surina.

Baca Juga: BP Tapera Dorong Pekerja Muda Miliki Rumah Pertama Melalui KPR FLPP di ISEF 2026

Ekspansi Mixed-Use dan Fundamental Keuangan

Langkah ekspansi aset INPP difokuskan pada perluasan dan penguatan portofolio properti berkonsep mixed-use terintegrasi. Proyek-proyek ini mengombinasikan berbagai segmen usaha strategis, mulai dari hospitality, properti komersial, hingga property sales seperti apartemen yang menyasar segmen kelas menengah ke atas (middle to upper class).

Berikut adalah sorotan kinerja dan target portofolio Paradise Indonesia:

  • Target Ekspansi Tahunan: Perseroan menargetkan peluncuran atau ekspansi hingga setidaknya dua properti baru setiap tahunnya.
  • Kelola 27 Properti: Memasuki usia ke-24, INPP tercatat telah berhasil mengelola sekitar 27 properti dengan portofolio yang terdiversifikasi di berbagai segmen.
  • Penopang Pendapatan: Aset-aset yang dimiliki perseroan terus menopang kontribusi recurring income (pendapatan berulang) yang saat ini menjadi sumber pendapatan terbesar INPP.
  • Target Recurring Income: Ke depannya, perseroan menargetkan kontribusi recurring income tetap kokoh berada pada kisaran 70–75 persen hingga akhir tahun, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pendapatan bisnis jangka panjang.

Baca Juga: Tanpa Perlu ke Kantor BPN, Cek Bentuk dan Nilai Tanah Kini Bisa Lewat Bhumi ATR/BPN

Integrasikan Bisnis dengan Kampanye Keberlanjutan

Di tengah masifnya ekspansi bisnis perhotelan, komersial, dan apartemen, Paradise Indonesia tidak melupakan komitmen keberlanjutannya (sustainability). Perseroan terus memperkuat komitmen penciptaan nilai jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Menandai perjalanan ke-24 tahun, komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui peluncuran program Future Maker, sebuah inisiatif keberlanjutan sosial di bawah payung kampanye #BuildingTomorrow. Program ini berfokus pada perluasan akses pendidikan melalui pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, dan partisipasi langsung karyawan.

Presiden Direktur Paradise Indonesia, Andri Hadi, mengajak seluruh karyawan di berbagai unit bisnis untuk mengambil peran sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan utama Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” tegas Andri.

Sebagai langkah perdana, Paradise Indonesia resmi bermitra dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong di Cililin, Kabupaten Bandung. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi juga mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan melalui penggunaan bahan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi.

Chief Corporate Communication Paradise Indonesia, Siti Utami, menambahkan bahwa melalui Future Maker, perusahaan memadukan pembangunan sekolah dengan implementasi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) yang terukur.

Berikut adalah proyeksi dampak lingkungan dari pembangunan SLB Budi Mulia tersebut:

  • Mampu mengurangi 2 hingga 4 ton volume sampah plastik.
  • Menurunkan tingkat emisi karbon sekitar 10 ton.
  • Menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

Setelah sukses membangun fondasi program ini pada 2026, Paradise Indonesia tengah merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis ke delapan kota lainnya pada tahun 2027. Langkah strategis ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus menyelaraskan pertumbuhan bisnis eksponensial dengan dedikasi sosial dan kelestarian ekosistem di seluruh wilayah operasionalnya.