23 Paskal Shopping Cente Bandung

RubrikProperti.com — Dinamika industri perhotelan nasional yang tengah tertekan akibat perlambatan ekonomi dan efisiensi anggaran pemerintah tampaknya tidak menggoyahkan optimisme PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia. Perusahaan properti ini meyakini bisnis perhotelannya akan terus mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun ini.

Kunci ketahanan INPP terletak pada segmentasi pasar yang terarah. Presiden Direktur dan CEO Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo, menjelaskan bahwa hotel bintang 4 dan 5 yang dikelola perusahaan memiliki basis pasar yang sama sekali berbeda dengan hotel-hotel yang sangat bergantung pada kegiatan atau acara pemerintah (government events).

Baca Juga: Anthony Prabowo Susilo: Kunci Sukses Mal Paradise Indonesia Adalah Menciptakan Destinasi, Bukan Sekadar Tempat Belanja

Minim Ketergantungan pada Anggaran Pemerintah

Bagi sebagian besar hotel, pemangkasan anggaran dinas pemerintah bisa menjadi pukulan telak. Namun, hal ini tidak berlaku signifikan bagi portofolio milik Paradise Indonesia.

Government hanya menyumbang sekitar 10-15 persen dari total market hotel kami. Jadi memang dinamika dan efisiensi anggaran tersebut tidak terlalu berdampak pada kinerja perusahaan,” ujar Anthony Prabowo Susilo.

Alih-alih bergantung pada pasar pemerintah, hotel-hotel di bawah naungan INPP secara agresif membidik pasar wisatawan domestik, kalangan korporasi, serta pelanggan kelas menengah atas. Segmen ini dinilai terbukti memiliki daya beli yang jauh lebih kuat dan stabil, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi makro.

Hasilnya pun nyata, beberapa properti hotel INPP di Bali tercatat masih menikmati tingkat okupansi yang sangat tinggi.

Penopang Utama Recurring Income

Di tengah tekanan industri secara umum, INPP justru berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid dari sektor perhotelan. Segmen ini telah menjelma menjadi salah satu pilar penopang utama pendapatan berulang (recurring income) perusahaan, bersanding harmonis dengan bisnis kawasan komersial dan lifestyle center.

Sebagai informasi, Paradise Indonesia memiliki deretan portofolio hotel premium yang tersebar di titik-titik paling strategis di kota besar dan destinasi wisata utama, seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, hingga Makassar.

Baca Juga: Siap Operasikan 23 Semarang, INPP Catat Pertumbuhan Solid di Awal Tahun 2026

Membangun Destinasi, Bukan Sekadar Penginapan

Kekuatan INPP tidak lahir dalam semalam. Anthony menegaskan bahwa sejak awal, strategi fundamental perusahaan adalah berfokus membangun aset hospitality yang memiliki diferensiasi kuat dan terintegrasi langsung dengan kawasan gaya hidup (lifestyle).

“Kami tidak sekadar membangun hotel, tetapi menghadirkan experience dan destinasi bagi para tamu,” katanya menekankan posisi tawar (value proposition) INPP.

Ke depannya, Paradise Indonesia akan terus menggenjot pengembangan berkonsep mixed-use dan lifestyle destination. Integrasi fungsi ini diyakini tidak hanya menjaga keberlanjutan pendapatan jangka panjang, tetapi juga mengukuhkan posisi INPP sebagai salah satu pemain paling tangguh di industri properti dan hospitality nasional.