Foto: Ist

RP – Sharp menandai seperempat abad inovasi teknologi pemurni udaranya yang ikonik, Plasmacluster, yang kini telah terjual lebih dari 100 juta produk di seluruh dunia. Dimulai dari pertanyaan sederhana “Bisakah udara menjadi pelindung kesehatan?”, teknologi ini berevolusi dari laboratorium di Osaka menjadi standar global dalam kualitas udara dalam ruangan. Di Indonesia, relevansinya semakin kuat di tengah tantangan polusi udara, yang dibuktikan dengan kolaborasi Sharp bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dari Alam ke 100 Juta Rumah: Cara Kerja Plasmacluster

Inspirasi teknologi ini datang dari alam. Tim insinyur Sharp, yang dipimpin oleh Kazuo Nishikawa, berusaha meniru keseimbangan ion alami yang ditemukan di hutan dan pegunungan.

Hasilnya adalah Plasmacluster Effect: sebuah sistem yang secara aktif melepaskan ion positif (H⁺) dan ion negatif (O₂⁻) ke udara. Ion-ion ini kemudian bekerja menetralkan partikel berbahaya seperti virus, bakteri, alergen, dan jamur, sebelum akhirnya kembali menjadi molekul air (H₂O) yang aman.

Terbukti Ilmiah: Validasi dari 40 Lembaga Riset Global

Sejak diluncurkan pada tahun 2000, Sharp tidak hanya mengklaim efektivitas teknologinya. Mereka membuktikannya melalui riset berkelanjutan dengan lebih dari 40 lembaga riset independen dan universitas di 12 negara, termasuk Indonesia, Jerman, dan Inggris.

Berbagai penelitian independen ini telah menunjukkan kemampuan Plasmacluster dalam:

  • Menonaktifkan virus influenza
  • Mengurangi jamur dan alergen di udara
  • Menghilangkan bau tidak sedap secara efektif

Relevansi di Indonesia: Gandeng IDI Lawan Polusi

Di Indonesia, di mana kualitas udara di kota-kota besar menjadi isu kesehatan yang serius, teknologi Plasmacluster (PCI) menemukan relevansinya. Sharp Indonesia secara konsisten mengedukasi pasar tentang pentingnya udara bersih, terutama untuk keluarga dan bahkan hewan peliharaan.

Puncak komitmen ini adalah kolaborasi strategis dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui kampanye “Ciptakan Udara Sehat untuk Indonesia”. Inisiatif ini bertujuan mendorong kesadaran publik bahwa udara bersih adalah fondasi utama bagi kehidupan yang sehat.

“Plasmacluster adalah simbol dedikasi Sharp dalam menciptakan teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi manusia,” ujar Mr. Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia. “Selama dua dekade lebih, kami terus menyempurnakan teknologi ini agar dapat memberikan udara yang lebih bersih, nyaman, dan aman.”

Makna Unik ‘Hari Plasmacluster’ 11 November

Sharp juga menetapkan tanggal 11 November sebagai “Hari Plasmacluster”. Tanggal ini dipilih bukan secara acak. Dalam karakter Tiongkok, angka “11” ditulis sebagai “十一”, yang secara visual menyerupai simbol ion positif (+) dan negatif (-) yang menjadi inti dari teknologi tersebut.

Masa Depan Udara Bersih: Visi Sharp ke Depan

Komitmen Sharp tidak berhenti di rumah. Teknologi Plasmacluster kini telah diperluas penerapannya ke berbagai produk seperti pendingin udara (AC), kulkas, hingga di dalam kendaraan dan perangkat wearable.

“Teknologi Plasmacluster telah menjadi DNA dari Sharp di Indonesia,” ungkap Mr. Yudha Eka Putra, AC & Air Purifier Product Strategy Manager PT Sharp Electronics Indonesia. “Komitmen kami ke depan adalah terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat Indonesia.”

Dari ide sederhana di laboratorium hingga jutaan rumah tangga, Plasmacluster telah membuktikan satu hal: inovasi adalah jembatan untuk mendapatkan hak dasar manusia akan udara bersih.

“Udara bersih adalah hak setiap orang, dan kami di Sharp percaya bahwa inovasi harus berperan aktif dalam mewujudkannya,” tutup Yudha.