RP – Demam drama dan musik Korea memang sudah lama menjamur di Indonesia. Namun kini, pengaruh budaya dari negeri ginseng tersebut telah merambah hingga ke bidang arsitektur. Banyak orang menganggap rumah ala Korea terlihat cantik dengan desain unik, sehingga ingin menerapkannya pada hunian.
Estetika ini, yang sering terlihat dalam drama Korea, umumnya identik dengan bangunan minimalis berciri khas warna monokrom atau pastel. Namun, desain rumah ala Korea lebih dari sekadar itu. Mari kita telusuri lebih dalam, mulai dari akarnya yang tradisional hingga interpretasi modernnya.
Mengenal Hanok, Akar Arsitektur Rumah Tradisional Korea
Jika ditarik ke belakang, rumah ala Korea yang sesungguhnya ternyata lebih banyak menggunakan material alami, berbeda dengan gambaran rumah modern saat ini. Melansir Wikipedia, rumah tradisional Korea disebut Hanok, yang pertama kali didesain dan dibangun sekitar abad ke-14.
Arsitektur Hanok sangat mempertimbangkan posisi tempat tinggal dengan kondisi lingkungan di sekitarnya, menganut prinsip baesanimsu, yang berarti rumah dibangun dengan posisi membelakangi gunung dan menghadap ke sungai.
Hanok sendiri memiliki fitur unik: desainnya dapat membantu hunian terasa hangat saat musim dingin dan tetap sejuk ketika musim panas datang. Sementara untuk material yang digunakan, semuanya berasal dari bahan alami seperti batu, kayu, dan tanah, menjadikannya ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.
Pada bagian atap, rumah tradisional Korea ini menggunakan atap ubin tradisional bernama giwa, balok kayu, dan konstruksi balok batu. Di bagian tepi atap, biasanya akan ditambahkan cheoma atau lis atap untuk menyamarkan celah sambungan. Sementara itu, susunan bangunan umumnya membentuk huruf U atau L.
10 Inspirasi Tipe Rumah ala Korea Modern
Seiring berjalannya waktu, desain arsitektur Korea berevolusi. Berikut adalah 10 tipe rumah ala Korea yang populer dan bisa menjadi inspirasi:
1. Hanok Modern
Meskipun telah ada sejak ratusan tahun lalu, gaya Hanok masih dipelihara masyarakat Korea. Jika dahulu identik dengan hunian para lansia, kini banyak generasi baru yang menggabungkan gaya arsitektur Hanok dengan hunian modern. Desain ini mempertahankan unsur natural seperti penggunaan kayu pada tiang dan lantai, serta pintu geser, namun memadukannya dengan interior kontemporer.
2. Rumah Dua Warna
Pada tipe ini, bagian depan rumah terlihat mencolok dengan penggunaan dua warna cat yang cukup kontras, seperti hitam dan putih. Selain menjadi point of interest bangunan, penggunaan warna cat yang berbeda juga sering dimanfaatkan untuk menandakan pembatas antar ruangan. Tipe hunian ini juga identik dengan penggunaan atap miring pada satu sisi saja, membuat fasad depan terlihat unik.
3. Rumah Minimalis Satu Lantai
Ketika menonton drama Korea, tentu Anda sering menjamputi pemeran yang tinggal di rumah sederhana satu lantai. Meski tidak besar, penggunaan pintu dan jendela kaca yang menyelimuti hampir seluruh bagian rumah membuatnya terlihat lebih elegan. Dengan penataan interior dan perabotan yang tepat, tipe rumah ini akan terlihat sangat indah.
4. Rumah Desain Eksotis
Tipe rumah ini sangat cocok bagi Anda yang berjiwa muda dan senang bereksperimen. Ciri khasnya adalah salah satu tembok di bagian atas dibuat lebih menonjol dibanding lantai di bawahnya. Untuk menopang sisi tersebut, digunakan tiang yang disusun sejajar atau membentuk huruf V. Agar terlihat makin mencolok, bagian dinding yang menonjol sering diberi cat warna terang seperti tosca atau kuning.
5. Rumah Panggung Kayu
Berbeda dengan rumah panggung di Indonesia, bagian penopang pada tipe hunian ini tidak menggunakan kayu, melainkan beberapa patok dari batu yang disusun sedemikian rupa. Mirip seperti Hanok, kayu menjadi elemen yang paling mendominasi. Bagian depan rumah biasanya menggunakan dua pintu kayu besar dan banyak terdapat jendela dengan aksen lis kayu.
6. Kombinasi Rumah Kayu dan Bata
Salah satu tipe rumah modern yang tren di Korea adalah hunian yang menggabungkan material kayu dan batu bata ekspos. Dua jenis material ini membawa kesan modern (kayu) dan industrial atau tradisional (batu) secara bersamaan. Hasilnya, dengan pencahayaan lampu kuning, hunian akan terasa sangat hangat.
7. Rumah Putih Dua Lantai
Rumah minimalis sangat identik dengan warna putih. Di Korea, tren rumah ini begitu populer karena dekorasi bangunan yang minim membuat hunian tampak bersih dan lega. Dalam penerapannya, penambahan kaca besar dengan tirai putih dan pencahayaan berwarna kuning hangat akan menyempurnakan tampilan rumah ini.
8. Rumah di Atas Bukit
Jika berkunjung ke Korea, Anda akan mudah menemukan tipe rumah ini di daerah perbukitan. Material kayu yang digunakan pada fasad depan rumah dikombinasikan dengan warna minimalis seperti putih mampu memberikan kesan sejuk. Penambahan jendela kaca besar di beberapa bagian rumah akan menyempurnakan tampilan hunian dan terlihat sangat bersahaja.
9. Rumah dengan Rooftop
Memiliki rumah dengan rooftop di bagian atas sepertinya menjadi impian banyak pecinta drama Korea. Umumnya, hunian dengan atap datar (datar) dapat ditambahkan rooftop sebagai tempat berkebun atau bersantai. Anda dapat menyisakan sedikit lahan di lantai atas untuk dijadikan teras terbuka.
10. Rumah Open Plan
Sesuai dengan namanya, tipe rumah ini menerapkan sistem open space dengan meminimalkan pembatas ruangan. Dalam penerapannya, beberapa area seperti ruang tamu, ruang makan, dan dapur tidak diberi sekat sehingga terlihat lebih luas. Konsep ini juga tidak menempatkan banyak perabotan sehingga kesan minimalis semakin menonjol.
Tips Praktis Menata Rumah ala Korea
Tertarik membawa estetika Korea ke dalam hunian Anda? Berikut adalah beberapa tips praktis untuk menatanya:
Perbanyak Aksen Kayu: Agar mendapat sentuhan yang hangat dan natural, gunakanlah aksen kayu. Rumah ala Korea sangat menyukai material alami dalam interior karena membuat ruangan tampak asri.
Gunakan Tirai Polos: Jarang sekali rumah di drama Korea menggunakan tirai bercorak ramai. Sebagai gantinya, gunakan tirai tipis berwarna putih atau roller blind dengan motif kayu. Sesuaikan warna tirai dengan cat tembok agar tidak tumpang tindih.
Dominasi Warna Natural dan Soft: Kunci utama rumah ala Korea adalah menggunakan warna natural dan pastel sebagai dominasi ruangan. Tentukan palet warna yang Anda inginkan (seperti putih, krem, beige, atau sage green) dan pastikan semuanya serasi.
Gunakan Kaca Ukuran Besar: Kebanyakan rumah di Korea modern menggunakan jendela kaca besar. Penerapan ini dapat memberikan kesan mewah, elegan, dan membuat cahaya matahari mudah masuk sehingga ruangan lebih terang serta sirkulasi udara lebih lancar.
Terapkan Konsep Lesehan: Duduk lesehan menjadi ciri khas dalam drama Korea. Konsep ini dapat Anda terapkan di ruang keluarga dengan mengganti sofa menjadi karpet tebal dan bantal empuk (floor cushions), sehingga waktu berkumpul terasa lebih intim.
Pakai Perabot Multifungsi: Rumah di Korea banyak menggunakan perabotan multifungsi untuk menghemat tempat penyimpanan, membuat kamar yang kecil sekalipun tidak terlihat berantakan.

