RP – Metland Cyber Puri menyambut positif rencana PT MRT Jakarta (Perseroda) dalam pengembangan jalur MRT Jakarta Lintas Timur-Barat (East-West Line) rute Kembangan–Balaraja yang direncanakan melintasi wilayah Banten, termasuk kawasan Metland Cyber Puri.

Sambutan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penjajakan awal kerja sama yang berlangsung di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta pada 4 Februari 2026.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud bersama Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk Anhar Sudradjat, dan disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Provinsi Banten Andra Soni, serta Direktur PT Metropolitan Karyadeka Development Solidi Silvester Korompis. MoU serupa juga dilakukan oleh sejumlah pengembang swasta kawasan lainnya.

“Metland menyambut baik rencana pembangunan East-West Line MRT Jakarta sebagai sarana transportasi modern yang mampu mempercepat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat,” ujar Anhar Sudradjat.

Baca Juga: Tren Warna Cat Rumah 2026: Aquaproof Usung Warm & Earthy Tones untuk Hunian yang Lebih Tenang

Langkah Awal Integrasi Kawasan dan Transportasi Publik

Nota Kesepahaman ini menjadi langkah awal diskusi antara Metland dan MRT Jakarta terkait penempatan stasiun MRT pada kawasan yang akan dilalui rute Kembangan–Balaraja, dengan mempertimbangkan efisiensi, efektivitas interkoneksi, serta integrasi kawasan.

Metland Cyber Puri sebagai kawasan hunian dan komersial menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan MRT Jakarta. Integrasi transportasi publik modern ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kawasan berkelanjutan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyampaikan apresiasi kepada para pengembang swasta yang terus mendukung upaya menghadirkan sistem transportasi publik modern.

Baca Juga: Panasonic Borongshay 2026: Promo E-Money dan E-Voucher untuk Semua Produk

“Kami menyadari untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan dalam berbagai bentuk, baik berupa pendanaan maupun sumber daya lainnya. Oleh karena itu, MRT Jakarta sangat memahami bahwa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembang swasta yang memiliki visi sama dalam memberikan layanan terbaik dan sesuai kebutuhan masyarakat, mutlak dilakukan,” pungkasnya.